Lintaswarta.co.id – Pasar emas domestik dikejutkan dengan penurunan signifikan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Selasa, 17 Februari 2026. Harga emas Antam untuk satuan 1 gram kini dibanderol Rp 2.918.000, terkoreksi Rp 22.000 dari posisi sebelumnya, sebuah pergerakan yang juga diikuti oleh harga pembelian kembali (buyback) yang turut merosot.
Detail lebih lanjut dari situs resmi Logam Mulia Antam, logammulia.com, yang diakses pada pukul 08.30 WIB, menunjukkan bahwa di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung Jakarta, harga emas satuan 1 gram kini berada di level Rp 2.918.000. Angka ini mencerminkan koreksi sebesar Rp 22.000 dari harga penutupan perdagangan sebelumnya. Tak hanya itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga mengalami nasib serupa, turun Rp 22.000 menjadi Rp 2.706.000 per gram, memberikan dampak langsung bagi para investor yang ingin melepas aset logam mulianya.
Pergerakan harga emas Antam ini tidak lepas dari dinamika pasar emas global yang juga menunjukkan tren pelemahan. Berdasarkan data Refinitiv, pada perdagangan Senin (16/2/2026), harga emas dunia ditutup ambruk 1% di posisi US$ 4992,09 per troy ons, terlempar dari level psikologis US$ 5.000 yang sempat dicapai. Tren pelemahan ini berlanjut pada pagi hari ini, Selasa (17/2/2026), pukul 06.23 WIB, di mana harga emas global tercatat US$ 4988,76 per troy ons, melemah tipis 0,06%.

Related Post
Penurunan harga emas, baik di pasar domestik maupun global, mengindikasikan adanya tekanan jual yang cukup kuat, memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar mengenai potensi pemulihan atau justru kelanjutan tren bearish dalam waktu dekat. Investor kini mencermati dengan seksama apakah koreksi ini merupakan peluang untuk mengakumulasi atau justru sinyal untuk berhati-hati.







Tinggalkan komentar