Israel Panik! Rudal Iran Hantam Dekat Nuklir, Ini Penampakannya

Harimurti

Israel Panik! Rudal Iran Hantam Dekat Nuklir, Ini Penampakannya

Lintaswarta.co.id – Serangan rudal Iran mengguncang wilayah selatan Israel akhir pekan lalu, menyebabkan kerusakan signifikan dan melukai lebih dari seratus orang. Dua kota, Arad dan Dimona, menjadi sasaran proyektil yang diluncurkan Teheran, dengan salah satu lokasi serangan berada dekat fasilitas nuklir sensitif Israel. Insiden ini juga menyoroti kegagalan sistem pertahanan udara Israel dalam mencegat rudal-rudal tersebut, memicu kekhawatiran serius akan efektivitas perlindungan negara itu.

Di Arad, sebuah kota di Israel selatan, tayangan drone yang beredar memperlihatkan lubang menganga di lingkungan perumahan, menjadi bukti nyata dampak serangan. Layanan tanggap darurat Magen David Adom melaporkan bahwa 84 warga terluka di Arad, dengan sepuluh di antaranya berada dalam kondisi serius. Kerusakan meluas pada kawasan permukiman memicu kekhawatiran serius akan keamanan warga sipil di tengah eskalasi konflik.

Israel Panik! Rudal Iran Hantam Dekat Nuklir, Ini Penampakannya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Beberapa jam sebelum Arad dihantam, kota Dimona yang berdekatan juga menjadi target, melukai 33 orang. Dimona dikenal sebagai lokasi fasilitas nuklir yang diyakini menjadi satu-satunya tempat Israel menyimpan persenjataan nuklirnya, meskipun Tel Aviv tidak pernah secara resmi mengakui kepemilikan senjata tersebut. Kedekatan serangan dengan fasilitas vital ini menambah ketegangan di kawasan dan menimbulkan pertanyaan tentang target sebenarnya dari serangan Iran.

COLLABMEDIANET

Yang paling mengkhawatirkan adalah laporan kegagalan sistem pertahanan udara Israel. Petugas pemadam kebakaran di kedua kota mengonfirmasi bahwa meskipun pencegat diluncurkan, mereka gagal mengenai target. "Di kedua Dimona dan Arad, pencegat diluncurkan namun gagal mengenai ancaman, yang mengakibatkan dua serangan langsung oleh rudal balistik dengan hulu ledak seberat ratusan kilogram," jelas mereka. Militer Israel telah menyatakan akan melakukan penyelidikan mendalam atas kegagalan ini, yang bisa berdampak pada strategi pertahanan negara.

Televisi pemerintah Iran mengklaim serangan rudal ke Dimona sebagai "respons" atas serangan sebelumnya pada fasilitas nuklirnya di Natanz. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, yang memperburuk situasi geopolitik di Timur Tengah dan menimbulkan pertanyaan besar tentang efektivitas perlindungan udara Israel di hadapan ancaman rudal balistik.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar