FAKTA MENGEJUTKAN KEMATIAN ASN JUANDA

Harimurti

FAKTA MENGEJUTKAN KEMATIAN ASN JUANDA

lintaswarta.co.id, Surabaya – Kasus kematian RYS (50), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan, yang jasadnya ditemukan di dalam mobil dinas Toyota Innova hitam di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, semakin menyisakan misteri. Pihak keluarga, melalui kuasa hukumnya, mengungkapkan kecurigaan kuat terhadap keterlibatan seorang pria tak dikenal di balik peristiwa tragis ini, mengindikasikan adanya kejanggalan serius yang perlu diungkap.

Risang Bima Wijaya, kuasa hukum keluarga, menjelaskan bahwa kecurigaan tersebut didasari oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang telah diperlihatkan oleh pihak kepolisian. Dalam rekaman gerbang masuk bandara, terlihat jelas mobil dinas bernomor polisi M 1090 GP yang seharusnya dikendarai RYS, justru dikemudikan oleh seorang pria asing. Pria tersebut terekam sendirian saat mengambil tiket parkir, dengan ciri-ciri fisik yang cukup jelas: mengenakan masker putih, berkaus biru, berkacamata, dan berambut ikal.

FAKTA MENGEJUTKAN KEMATIAN ASN JUANDA
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Yang lebih mengkhawatirkan, sosok RYS sama sekali tidak terlihat di kursi penumpang depan, tempat jasadnya kemudian ditemukan. Diduga kuat, posisi jok telah sengaja direbahkan agar tubuh korban tidak tampak dari luar. Rekaman CCTV di area parkir semakin memperkuat dugaan ini, di mana pria misterius itu terlihat meninggalkan mobil sendirian, dan tidak ada seorang pun keluar dari sisi penumpang. Setelah itu, pria tersebut terekam meninggalkan bandara menggunakan taksi.

COLLABMEDIANET

Kejanggalan tidak berhenti di situ; sejumlah perhiasan berharga milik RYS, seperti gelang dan kalung, dilaporkan hilang saat jenazah diautopsi. Hanya anting kanan dan cincin di tangan kiri yang diserahkan kepada keluarga, sementara anting kiri ditemukan lepas, mengindikasikan adanya benturan. Keluarga meyakini bahwa Bandara Juanda bukanlah lokasi kejadian perkara (TKP) sebenarnya, melainkan hanya tempat pembuangan jasad RYS setelah meninggal dunia di lokasi lain.

Keyakinan ini diperkuat oleh hasil autopsi sementara yang menunjukkan indikasi kekerasan dan kematian tidak wajar, seperti mati lemas atau kekurangan oksigen (asfiksia). Meskipun dompet dan ponsel korban ditemukan aman, pihak keluarga berharap ponsel tersebut menjadi petunjuk penting bagi penyidik. Risang juga menyebut bahwa penyidik telah menginformasikan bahwa pelaku sudah teridentifikasi, meski belum ada pengumuman resmi.

Polresta Sidoarjo sendiri terus mendalami kasus ini. Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko, menyatakan timnya telah diterjunkan ke TKP untuk penyelidikan intensif, termasuk identifikasi dan pengumpulan bukti. Penemuan jasad RYS pertama kali dilaporkan oleh pengemudi taksi online yang curiga dengan bau busuk dan cairan aneh dari mobil tersebut. Jenazah korban segera dilarikan ke RS Pusdik Bhayangkara Porong Sidoarjo untuk autopsi lebih lanjut. Manajemen Bandara Internasional Juanda juga menegaskan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang dilakukan pihak berwajib.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar