Perwira Tinggi Polisi Diduga Aniaya Pengendara

Harimurti

Perwira Tinggi Polisi Diduga Aniaya Pengendara

lintaswarta.co.id melaporkan sebuah insiden mengejutkan yang terekam kamera dan viral di media sosial, melibatkan seorang perwira tinggi kepolisian di Sumatera Barat. Diduga Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumbar, Kombes Teddy Fanani (TF), terlibat dalam aksi pemukulan terhadap seorang pengendara mobil di jalan raya menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Jumat siang, 7 Agustus.

Rekaman video yang beredar luas memperlihatkan Kombes TF, yang menumpangi kendaraan dinas Polda Sumbar bernomor 9, keluar dari mobilnya dan langsung menghampiri kendaraan di belakangnya. Meskipun terdengar suara sopir kendaraan yang diduga korban meminta maaf, Kombes TF disebut langsung melayangkan pukulan.

Perwira Tinggi Polisi Diduga Aniaya Pengendara
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Korban pemukulan tersebut diketahui bernama Bill Irzano, seorang pemuda yang berprofesi sebagai tenaga honorer di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang. Saat kejadian, Bill sedang dalam perjalanan menuju bandara untuk menjemput tamu dari Perpustakaan RI Jakarta. Bill mengaku tidak merasa melakukan kesalahan fatal, hanya menyalip kendaraan secara wajar. Namun, respons yang diterimanya justru berupa kekerasan.

COLLABMEDIANET

"Saya dipukul. Ia langsung arogan gitu. Kacamata ini patah dan muka saya bengkak gini," ungkap Bill Irzano kepada wartawan, menunjukkan kondisi wajahnya. Ia menjelaskan, sebelum pemukulan, ia sempat berusaha menyalip mobil Kombes TF. Namun, sopir Kombes TF juga berupaya menyalip balik. "Kaget bang, terus tiba-tiba saya diberhentikan, langsung mengeroyok berempat orang dalam mobil. Saya sudah minta maaf duluan, ya Bili salah pak. Dia bilang saya mengancam nyawanya. Padahal saya sesuai jalur aja bawa mobilnya. Eh, terus tiba-tiba dia langsung arogan bang, dipukulin. Setelah itu dia tuh langsung pergi gitu," cerita Bill.

Didampingi ibunya, Bill Irzano telah melaporkan insiden ini ke Propam Polda Sumbar untuk ditindaklanjuti.

Menanggapi kejadian ini, Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut adalah Kombes TF. Kapolda Sumbar, Irjen Djati Wiyoto Ardhy, memberikan atensi khusus terhadap kasus ini dan telah memerintahkan Kabid Propam untuk segera melakukan klarifikasi serta penyelidikan mendalam.

"Pak Kapolda sudah menegaskan bahwa tidak ada anggota Polri yang melakukan pelanggaran luput dari sanksi. Baik siapapun dia, apapun pangkatnya, apabila melakukan pelanggaran tentu saja tidak ada yang luput dari sanksi," tegas Susmelawati, mengutip pernyataan Kapolda. Irjen Djati Wiyoto Ardhy juga secara langsung mengonfirmasi perintahnya kepada Propam untuk mengusut tuntas kasus ini, memastikan setiap pelanggaran yang dilakukan oknum Polri akan dipertanggungjawabkan. Pihak kepolisian meminta semua pihak untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari Propam.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar