lintaswarta.co.id melaporkan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, telah menetapkan target ambisius untuk rampungnya pembangunan Puskesmas Glugur Darat di Kecamatan Medan Timur. Fasilitas kesehatan vital ini diharapkan dapat diselesaikan pada minggu ketiga Desember 2026. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Rico saat melakukan peninjauan langsung di Jalan Pendidikan pada Kamis lalu, di mana saat ini bangunan lama telah diratakan dan pekerjaan memasuki tahap pembangunan fondasi.
Puskesmas Glugur Darat merupakan salah satu dari tiga fasilitas kesehatan baru yang sedang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Medan. Dua puskesmas lainnya berlokasi di Jalan Bunga Melati, Medan Tuntungan, dan Jalan Rengas Pulau, Medan Marelan. Ketiga fasilitas ini didesain modern dengan dua lantai, masing-masing memiliki luas sekitar 1.200 meter persegi, serta akan dilengkapi dengan fasilitas IGD 24 jam untuk melayani kebutuhan darurat masyarakat. Selama masa konstruksi, pelayanan Puskesmas Glugur Darat dialihkan sementara ke Jalan Mustafa Nomor 4, Medan.
Rico Waas menekankan bahwa peningkatan ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan juga bagian dari upaya komprehensif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan di Kota Medan. "Pembenahan puskesmas bukan hanya bangunannya, tetapi juga kualitas pelayanannya. Kami ingin wajah dunia kesehatan Kota Medan semakin baik," ujarnya.

Related Post
Terkait operasional IGD 24 jam, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Surya Syahputra Pulungan, menjelaskan bahwa implementasinya akan dilakukan secara bertahap. Hal ini disesuaikan dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM), mulai dari dokter hingga tenaga kesehatan pendukung lainnya. Selain membangun tiga puskesmas baru, Pemkot Medan juga aktif merehabilitasi 28 puskesmas lainnya di seluruh kota.
Wali Kota Rico menegaskan bahwa peningkatan fasilitas harus diiringi dengan peningkatan kualitas tenaga kesehatan, termasuk kompetensi, standar pelayanan, dan pemenuhan kebutuhan SDM yang memadai. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan pelayanan tenaga kesehatan yang kurang optimal, agar dapat segera dievaluasi dan diperbaiki. "Kalau tenaga medisnya tidak bagus, tinggal laporkan ke kita. Kita benahi," pungkas Rico, menunjukkan komitmen Pemkot terhadap pelayanan publik yang prima.







Tinggalkan komentar