Bangkok Lumpuh Akibat Banjir Bandang Dahsyat

Harimurti

Bangkok Lumpuh Akibat Banjir Bandang Dahsyat

lintaswarta.co.id – Ibu kota Thailand, Bangkok, kini tengah berjuang menghadapi situasi darurat setelah diguyur hujan ekstrem secara terus-menerus selama tiga hari terakhir. Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis sore hingga Sabtu pagi ini telah menenggelamkan berbagai sudut kota, menyebabkan kemacetan total, hingga memaksa ribuan warga untuk segera meninggalkan kediaman mereka demi keselamatan.

Berdasarkan laporan dari otoritas setempat, curah hujan yang sangat tinggi telah mengakibatkan akumulasi air melampaui angka 20 sentimeter. Kondisi ini memicu luapan pada kanal-kanal utama di Bangkok, yang kemudian menyebar dengan cepat ke wilayah tengah dan timur kota. Akibatnya, banyak ruas jalan protokol terendam air, membuat aktivitas mobilitas warga lumpuh seketika.

Bangkok Lumpuh Akibat Banjir Bandang Dahsyat
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pemandangan memprihatinkan terlihat di sepanjang jalan utama Bangkok. Berbagai rekaman video dan foto yang beredar menunjukkan kendaraan bermotor yang terjebak di tengah genangan air yang kian meninggi. Beberapa pengemudi terpaksa meninggalkan mobil mereka di tengah jalan karena mesin tidak lagi mampu menembus kedalaman air yang ekstrem.

COLLABMEDIANET

Situasi ini tidak hanya melanda Bangkok. Secara nasional, dampak bencana ini sudah meluas ke 21 provinsi di Thailand. Hingga Sabtu ini, tercatat lebih dari 84.000 orang terdampak langsung oleh bencana banjir tersebut. Wilayah Thailand bagian tengah menjadi titik yang paling parah mengalami kerusakan dan genangan.

Departemen Meteorologi Thailand telah mengeluarkan peringatan keras bahwa cuaca ekstrem ini belum berakhir. Sistem tekanan rendah yang kuat di wilayah tengah Thailand, ditambah dengan penguatan monsun barat daya, diprediksi akan terus membawa hujan lebat hingga hari Minggu. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya banjir susulan yang lebih besar.

Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, menyatakan bahwa pemerintah kota sedang bekerja ekstra keras untuk menangani krisis ini. Fokus utama saat ini adalah mempercepat proses penyedotan air dan mengalirkan genangan melalui sistem drainase kota agar air segera surut. "Kami berharap banjir akan mulai berkurang segera setelah intensitas hujan menurun," ujarnya.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah Thailand telah mengaktifkan sistem peringatan darurat melalui jaringan seluler untuk memberikan informasi terkini kepada warga di zona bahaya. Selain itu, sejumlah fasilitas umum dan tempat penampungan darurat telah disiapkan untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Pemerintah juga menyediakan area parkir khusus di fasilitas milik negara guna mengamankan kendaraan warga dari risiko terendam banjir.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari otoritas terkait, mengingat potensi cuaca buruk yang masih membayangi wilayah Thailand dalam beberapa hari ke depan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar