lintaswarta.co.id – Bencana banjir bandang atau yang secara lokal dikenal dengan istilah "galodo" yang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, telah meninggalkan dampak yang cukup signifikan bagi kehidupan warga. Menanggapi situasi darurat tersebut, PT Pertamina (Persero) melalui unit bisnis Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus bergerak cepat melakukan langkah-langkah pemulihan guna meringankan beban masyarakat yang terdampak.
Upaya bantuan ini merupakan kelanjutan dari aksi tanggap darurat yang telah dilakukan perusahaan sesaat setelah bencana melanda pada akhir bulan lalu. Pertamina berkomitmen untuk terus mendampingi warga di wilayah operasionalnya agar proses pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi dapat berjalan lebih cepat.
Berdasarkan data terbaru, masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Kabupaten Solok telah ditetapkan selama 14 hari, terhitung sejak 22 September hingga 5 Oktober 2026. Meski demikian, pemerintah setempat saat ini masih melakukan evaluasi mendalam mengenai kemungkinan perpanjangan status tanggap darurat tersebut. Keputusan ini akan sangat bergantung pada dinamika situasi di lapangan serta perkembangan penanganan bencana yang sedang berlangsung.

Related Post
Sebagai bentuk nyata kepedulian, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menyalurkan bantuan tambahan yang berlokasi di Posko Batang Barus pada Kamis (2/10). Bantuan yang diberikan kali ini menyasar dua kelompok utama, yakni masyarakat terdampak banjir dan Tim Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas di garis depan penanggulangan bencana.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket perlengkapan sekolah untuk mendukung anak-anak agar dapat kembali belajar, paket sembako untuk kebutuhan pangan warga, hingga kebutuhan extra fooding berupa suplemen nutrisi bagi para relawan dan petugas Satgas agar tetap dalam kondisi prima selama menjalankan tugas.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, memberikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak Pertamina. Ia menekankan bahwa bantuan ini sangat berarti, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk kembali ke bangku sekolah.
"Terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami, baik di posko maupun bantuan untuk anak-anak terdampak yang akan kembali bersekolah. Termasuk para relawan yang juga diberikan suplemen agar tetap sehat dan kuat. Sekali lagi, Pertamina Peduli, luar biasa. Ini adalah bantuan kedua untuk Solok, dan kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujar Jon Firman.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa peran perusahaan tidak hanya terbatas pada distribusi energi nasional. Ia menekankan pentingnya menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat.
"Kami berharap bantuan ini dapat membantu proses pemulihan pasca banjir bandang di Kabupaten Solok. Melalui dukungan ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami ingin meringankan beban warga sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar," pungkas Fahrougi.








Tinggalkan komentar