Kekacauan Siaran Bola Singapura Malaysia

Harimurti

Kekacauan Siaran Bola Singapura Malaysia

lintaswarta.co.id – Dunia sepak bola Asia Tenggara baru saja dikejutkan oleh insiden memalukan yang terjadi di luar lapangan hijau. Alih-alih fokus pada ketajaman serangan pemain, perhatian publik justru tersedot pada kualitas siaran langsung pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 antara Singapura melawan Malaysia. Pertandingan yang seharusnya menjadi ajang gengsi antarnegara tersebut justru berubah menjadi ajang komedi akibat kesalahan fatal dari komentator pertandingan.

Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan telak 6-0 untuk Malaysia tersebut, penonton yang menyaksikan melalui lembaga penyiaran resmi Mediacorp dibuat tercengang. Bukan karena skor mencolok, melainkan karena narasi yang disampaikan oleh komentator sama sekali tidak nyambung dengan situasi di lapangan. Komentator tersebut berkali-kali menyebutkan nama-nama tokoh dan klub yang sama sekali tidak memiliki kaitan dengan pertandingan tersebut.

Kekacauan Siaran Bola Singapura Malaysia
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Keanehan dimulai sejak awal laga saat lagu kebangsaan dikumandangkan. Ketika tim nasional Singapura mulai menyanyikan lagu kebangsaan mereka, Majulah Singapura, sang komentator justru memberikan pujian yang salah sasaran. Ia menyebut penyajian lagu tersebut sebagai "penyajian indah lagu kebangsaan Jepang". Kesalahan identitas negara ini menjadi pembuka bagi rentetan kekeliruan yang lebih parah sepanjang sembilan puluh menit pertandingan.

COLLABMEDIANET

Kekacauan berlanjut saat bola mulai bergulir. Komentator tampak kehilangan arah saat mengidentifikasi pemain. Harhys Stewart, pemain berbakat dari Singapura, secara tidak masuk akal disebut sebagai bintang timnas Georgia, Khvicha Kvaratskhelia. Tak berhenti di situ, nama-nama klub raksasa Eropa seperti Manchester City, Liverpool, hingga Borussia Dortmund tiba-tiba muncul dalam narasi siaran tanpa konteks yang jelas. Puncaknya, penonton dibuat geleng-geleng kepala saat sang komentator menyebut nama legenda golf dunia, Tiger Woods, seolah-olah sang atlet sedang ikut bertanding di lapangan sepak bola.

Insiden absurd ini memicu gelombang reaksi di media sosial. Banyak netizen yang awalnya mengira bahwa suara tersebut adalah hasil dari kesalahan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang sedang malfungsi. Namun, setelah dilakukan investigasi, terungkap fakta bahwa suara tersebut murni berasal dari manusia. Diketahui bahwa komentator tersebut sedang mengalami gangguan kesehatan yang cukup serius saat bertugas, sehingga konsentrasinya hilang total dan menyebabkan siaran menjadi tidak teratur.

Menanggapi kegaduhan ini, pihak Mediacorp telah mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka mengakui telah menerima banyak keluhan dari masyarakat dan berkomitmen untuk menyediakan versi siaran yang telah diperbaiki. Sebagai langkah tegas, komentator yang bersangkutan tidak akan ditugaskan lagi dalam pertandingan mendatang karena saat ini sedang menjalani perawatan medis. Sementara itu, pihak FIFA dikabarkan tengah melakukan investigasi mendalam bersama mitra penyiar untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di turnamen internasional lainnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar