Terungkap! BNI Ubah Sampah Jadi Tabungan, Lingkungan Bersih!

Harimurti

Terungkap! BNI Ubah Sampah Jadi Tabungan, Lingkungan Bersih!

Lintaswarta.co.id, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam memadukan konsep ekonomi sirkular dengan perluasan inklusi keuangan. Melalui inisiatif inovatif "BNI Agen46 Bank Sampah" yang telah bergulir sejak tahun 2017, BNI berhasil mentransformasi sampah anorganik menjadi aset berharga, memungkinkan masyarakat untuk mengelola limbah sekaligus menabung melalui platform perbankan digital.

Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kesadaran akan urgensi penanganan masalah sampah yang kian kompleks. "Penumpukan sampah bukan hanya mengancam kesehatan dan keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah sosial. Dengan BNI Agen46 Bank Sampah, kami menawarkan jalan keluar yang memberdayakan, di mana masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam sambil meraih keuntungan finansial," ungkap Okki dalam pernyataan resminya, Selasa (17/2/2026).

Terungkap! BNI Ubah Sampah Jadi Tabungan, Lingkungan Bersih!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Mekanisme program ini cukup sederhana namun efektif. Masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah anorganik yang memiliki nilai jual, seperti botol plastik, kardus, berbagai jenis logam, bahkan minyak jelantah. Sampah yang telah dipilah dan ditimbang kemudian secara otomatis dikonversi menjadi saldo tabungan pada rekening BNI nasabah. Proses konversi ini berlangsung secara real-time melalui sistem BNI Agen46 yang terintegrasi dengan perangkat Electronic Data Capture (EDC). Setelah nilai sampah tercatat sebagai tabungan, limbah tersebut selanjutnya akan dibeli oleh mitra pengepul yang bekerja sama dengan BNI, untuk kemudian diproses lebih lanjut melalui daur ulang dan pengolahan kembali.

COLLABMEDIANET

Dampak positif program ini melampaui sekadar pengelolaan sampah. Selain berkontribusi signifikan dalam menekan volume limbah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), inisiatif ini juga berhasil menumbuhkan nilai ekonomi baru dan memberdayakan komunitas lokal. Lebih jauh, kehadiran Agen46 Bank Sampah berperan vital dalam menjangkau segmen masyarakat yang sebelumnya terpinggirkan dari akses layanan perbankan formal, membuka pintu menuju inklusi finansial yang lebih luas.

Okki kembali menegaskan, "Kami percaya, dengan BNI Agen46 Bank Sampah, paradigma terhadap limbah akan berubah. Sampah bukan lagi sekadar masalah, melainkan potensi tabungan yang nyata, sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih asri dan nyaman. Ini adalah manifestasi komitmen BNI terhadap pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat."

BNI juga menekankan bahwa penguatan berkelanjutan program ini sangat relevan dengan semangat Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap tanggal 21 Februari. Melalui sinergi antara prinsip ekonomi sirkular dan inovasi layanan keuangan berbasis digital, BNI menaruh harapan besar agar masyarakat semakin termotivasi untuk mengelola sampah dengan penuh tanggung jawab, sekaligus mengoptimalkan potensi peningkatan kesejahteraan melalui akses finansial yang lebih merata dan berkesinambungan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar