Lintaswarta.co.id melaporkan insiden kebakaran hebat yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat malam, 7 Agustus. Kobaran api yang membumbung tinggi dari salah satu gedung perkantoran vital di ibu kota ini sontak menarik perhatian publik dan memicu respons darurat besar-besaran.
Diduga kuat, titik awal api berasal dari lantai 11 gedung tersebut, sebuah area yang tengah dalam proses renovasi. Dari sana, si jago merah dengan cepat merambat naik, melahap material bangunan hingga mencapai lantai 16. Pemandangan asap tebal dan lidah api yang menjilat-jilat dari ketinggian gedung menjadi tontonan mencekam bagi warga sekitar.
Untuk menaklukkan amukan api, sedikitnya 100 personel pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta diterjunkan ke lokasi. Mereka bekerja tanpa henti, mengerahkan puluhan unit mobil pemadam, berjuang melawan intensitas api yang tinggi serta tantangan akses di gedung bertingkat. Proses pemadaman berlangsung dramatis selama berjam-jam.

Related Post
Setelah perjuangan panjang, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya pada Sabtu dini hari, 8 Agustus. Meskipun api telah padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka melanjutkan dengan tahapan pendinginan, sebuah prosedur krusial untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi menyala kembali dan mencegah insiden susulan. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dari kebakaran yang menimbulkan kerugian signifikan ini.









Tinggalkan komentar