lintaswarta.co.id – Tim nasional Italia berhasil mengamankan kemenangan krusial dalam lanjutan ajang UEFA Nations League. Bertanding di Bologna pada Selasa (6/10/2026) dini hari WIB, skuad berjuluk Gli Azzurri tersebut sukses menumbangkan Turki dengan skor meyakinkan 3-1. Hasil manis ini secara otomatis mengatrol posisi Italia ke peringkat kedua Grup A1 dengan raihan tujuh poin.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi pasukan asuhan Roberto Mancini untuk menjaga asa melaju ke babak perempat final. Dalam laga tersebut, Italia tampil dengan strategi rotasi besar-besaran. Mancini melakukan sembilan perubahan pemain dibandingkan saat menghadapi Prancis, di mana hanya Gianluigi Donnarumma dan Alessandro Bastoni yang tetap dipercaya mengisi posisi starter.
Italia langsung mengambil kendali permainan sejak awal laga. Pada menit ke-26, Gianluca Scamacca berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari umpan silang akurat Giovanni Di Lorenzo, Scamacca menunjukkan ketajamannya dengan melepaskan tembakan keras ke bawah mistar gawang Turki. Gol ini bukan sekadar pembuka skor, melainkan juga mengakhiri penantian panjang Scamacca untuk mencetak gol internasional sejak Oktober 2023.

Related Post
Meski sempat tertinggal, Turki tidak tinggal diam. Mengandalkan formasi 5-3-2, tim tamu memberikan perlawanan sengit. Pada menit ke-60, Muhammed Aşimir berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan rendah dari skema serangan balik yang apik. Namun, kegembiraan Turki hanya bertahan singkat. Hanya berselang empat menit, Riccardo Calafiori membalas lewat sundulan maut hasil memanfaatkan tendangan bebas Nicolo Barella. Menariknya, gol perdana Calafiori untuk Italia ini tercipta di stadion yang menjadi saksi bisu awal karier profesionalnya bersama Bologna.
Italia menutup laga dengan kemenangan telak melalui aksi pemain muda, Pio Esposito. Pada menit ke-88, Esposito yang menerima umpan silang keras dari Romano, berhasil menyarangkan bola ke gawang Turki. Gol ini menjadi gol ketujuh Esposito dalam 13 penampilan internasionalnya, sekaligus memastikan tiga poin penuh bagi Italia.
Pasca pertandingan, Roberto Mancini memberikan evaluasi terhadap performa anak asuhnya. Ia mengakui bahwa rotasi pemain yang masif berdampak pada kondisi fisik tim di lapangan. "Kami memulai pertandingan dengan kurang baik, namun saya bangga karena pemain mampu bangkit, menciptakan peluang, dan akhirnya mencetak gol," ujar Mancini.
Saat ini, Italia berada di posisi kedua Grup A1 dengan tujuh poin, tertinggal tiga angka dari pemimpin klasemen, Prancis. Belgia membuntuti di posisi ketiga dengan enam poin, sementara Turki masih terpuruk di dasar klasemen tanpa poin. Perjuangan Italia akan berlanjut pada November mendatang, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Prancis di Milan dan bertandang ke markas Belgia. Mancini menegaskan bahwa laga melawan Belgia nantinya akan menjadi penentu nasib kualifikasi mereka.








Tinggalkan komentar