MELEDAK! Houthi Kirim Rudal ke Israel, Ekonomi Global Terancam!

Harimurti

MELEDAK! Houthi Kirim Rudal ke Israel, Ekonomi Global Terancam!

Lintaswarta.co.id mengabarkan, ketegangan di Timur Tengah mencapai babak baru yang mengkhawatirkan setelah pasukan Houthi di Yaman menggelar apel siaga penuh pada Sabtu (28/3/2026) di Sanaa. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas tegas terhadap Iran, di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Langkah Houthi ini dipandang sebagai perluasan signifikan dari medan perang, berpotensi menyeret kawasan dan bahkan ekonomi global ke dalam pusaran krisis yang lebih dalam.

Mengutip laporan Reuters, kelompok Houthi, yang dikenal sebagai sekutu dekat Iran, secara resmi menyatakan pada Sabtu lalu bahwa mereka telah melancarkan serangkaian serangan rudal balistik. Targetnya adalah "lokasi militer Israel yang sensitif." Juru bicara Houthi menegaskan bahwa operasi militer ini akan terus berlanjut tanpa henti hingga "agresi" di semua lini berakhir, menandakan komitmen mereka untuk terlibat aktif.

MELEDAK! Houthi Kirim Rudal ke Israel, Ekonomi Global Terancam!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kehadiran Houthi dalam konflik ini, mengingat kontrol mereka atas wilayah-wilayah terpadat di Yaman, secara langsung menimbulkan ancaman serius terhadap Selat Bab al-Mandab. Selat yang terletak di ujung selatan Laut Merah ini merupakan jalur maritim vital kedua bagi rantai pasokan energi dan perdagangan global yang masuk dan keluar dari Timur Tengah.

COLLABMEDIANET

Analis khawatir, jika Selat Bab al-Mandab — yang memisahkan Yaman dan Tanduk Afrika — mengalami penutupan hampir total, serupa dengan ancaman penutupan Selat Hormuz oleh Iran, dampaknya terhadap ekonomi global akan sangat parah. Situasi ini tidak hanya akan memperburuk krisis ekonomi yang sudah ada, tetapi juga berpotensi memicu kembali konflik Saudi-Yaman. Konflik tersebut, sebelum gencatan senjata pada tahun 2022, telah menyebabkan penderitaan kemanusiaan yang luar biasa selama tujuh tahun.

Lintaswarta.co.id mencatat, sebelumnya, Houthi memang telah menyerang kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina selama agresi Israel di Gaza. Namun, hingga Sabtu lalu, keterlibatan mereka dalam konflik terbaru yang melibatkan Iran, AS, dan Israel ini belum terlihat secara langsung. Pernyataan dan aksi peluncuran rudal ini menandai perubahan signifikan dalam dinamika konflik, mengisyaratkan potensi eskalasi yang lebih luas dan tak terduga.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar