lintaswarta.co.id – Sebanyak 28 pasangan berbahagia resmi mengikat janji suci dalam sebuah program pernikahan massal yang digagas oleh Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI. Acara sakral ini berlangsung meriah di Gedung ISTN Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu (10/10), tidak hanya memfasilitasi pernikahan tanpa biaya, namun juga membekali setiap pasangan dengan bantuan modal usaha, sebuah langkah konkret untuk membangun fondasi rumah tangga yang mandiri secara ekonomi.
Inisiatif mulia ini, seperti dilaporkan lintaswarta.co.id, menyasar pasangan-pasangan yang selama ini terhalang oleh keterbatasan biaya untuk melangsungkan pernikahan impian mereka. Ketua Fraksi PAN DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dukungan menyeluruh. "Kami menyadari banyak pasangan muda yang ingin memulai bahtera rumah tangga, namun terkendala kondisi ekonomi. Oleh karena itu, PAN hadir untuk membantu, mulai dari prosesi akad nikah, penyediaan jasa tata rias pengantin (MUA), hingga kebutuhan pendukung lainnya," ujar Putri dalam rilisnya.
Lebih lanjut, Putri Zulkifli Hasan menekankan pentingnya kemandirian ekonomi bagi pasangan baru. "Kami tidak hanya memfasilitasi pernikahan, tetapi juga memberikan bantuan modal usaha. Harapannya, para pasangan dapat merintis usaha sendiri, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memulai kehidupan baru dengan prospek ekonomi yang lebih cerah," tambahnya. Dari lebih dari 500 pendaftar yang antusias, 28 pasangan akhirnya terpilih untuk mengikuti program ini, menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap bantuan semacam ini.

Related Post
Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat program ini adalah Mustamirul Haq, seorang satpam, bersama calon istrinya, Nurul, seorang penari lepas. "Rencana menikah sudah ada sejak tahun lalu, namun tabungan kami belum mencukupi. Program ini sangat membantu kami mewujudkan impian tersebut tanpa beban finansial," ungkap Mustamirul dengan penuh syukur.
Seluruh pembiayaan program pernikahan massal dan bantuan modal usaha ini ditegaskan berasal sepenuhnya dari dana internal partai serta sumbangan dan iuran para kader PAN. Peserta sama sekali tidak dipungut biaya, menegaskan komitmen PAN dalam meringankan beban masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian partai terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi warganya.








Tinggalkan komentar