Lintaswarta.co.id – Suasana duka menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu malam (4/4/2026), saat Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara penghormatan dan penyambutan jenazah tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Acara berlangsung khidmat, diwarnai tangis haru keluarga dan penghormatan militer yang mendalam.
Presiden Prabowo Subianto tampak menyapa langsung keluarga para pahlawan bangsa, menyampaikan belasungkawa atas kehilangan yang tak terhingga. Kehadiran beliau memberikan kekuatan moral di tengah kesedihan mendalam yang dirasakan keluarga serta seluruh bangsa Indonesia.

Ketiga prajurit yang gugur dalam tugas mulia sebagai bagian dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Pengorbanan mereka menjadi simbol dedikasi Indonesia terhadap perdamaian dunia.

Related Post
Jenazah ketiga pahlawan tiba di Tanah Air sekitar pukul 18.00 WIB, disambut dengan prosesi militer yang rapi dan penuh kehormatan di apron bandara. Sebelumnya, mereka telah diberangkatkan menggunakan pesawat Turkish Airlines dari Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon, pada Jumat (3/4/2025).
Gugurnya para prajurit ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Lebanon selatan, sebuah wilayah yang dalam beberapa waktu terakhir diwarnai laporan saling serang antara militer Israel dan kelompok bersenjata. Melalui akun Instagram pribadinya, Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam, "Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon. Kami, saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa."
Nuansa duka semakin terasa menusuk kalbu ketika lagu "Gugur Bunga" dikumandangkan, mengiringi prosesi persemayaman dan pelepasan jenazah. Para prajurit TNI yang berjaga berdiri tegak memberikan penghormatan terakhir, sementara air mata kerabat terus mengalir, larut dalam kesedihan atas pengorbanan besar yang telah diberikan demi menjaga perdamaian dunia.









Tinggalkan komentar