Lintaswarta.co.id, Jakarta – Kondisi nilai tukar rupiah kembali mencetak rekor terendah sepanjang sejarah pada penutupan perdagangan Selasa, 26 Mei 2026. Menjelang libur panjang Idul Adha, mata uang Garuda terkapar di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), ditutup pada level Rp17.775 per dolar AS. Pelemahan signifikan ini, yang tercatat sebesar 0,25%, semakin mendekatkan rupiah pada ambang batas psikologis Rp17.800 per dolar AS, memicu kekhawatiran di pasar keuangan.
Sepanjang sesi perdagangan, tekanan jual terhadap rupiah terasa begitu dominan. Setelah sempat dibuka relatif stabil di angka Rp17.730 per dolar AS, laju rupiah tak mampu bertahan dan berbalik melemah tajam, bahkan sempat menyentuh level Rp17.790 per dolar AS sebelum sedikit menguat menjelang penutupan. Situasi ini mengindikasikan sentimen negatif yang kuat di kalangan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi dan stabilitas mata uang domestik.
Melihat kondisi pasar yang bergejolak, perhatian publik pun tertuju pada pergerakan kurs dolar AS di berbagai lembaga perbankan. Data terkini menunjukkan bahwa beberapa bank bahkan telah menjual dolar AS di atas angka Rp18.000. Berikut adalah rangkuman kurs jual dan beli dolar AS di sejumlah bank nasional Indonesia per Selasa, 26 Mei 2026:

Related Post
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Salah satu bank swasta terbesar di Indonesia ini mencatat kurs dolar AS per pukul 15.03 WIB sebagai berikut:
- E-Rate
- Beli: Rp17.779
- Jual: Rp17.799
- TT Counter
- Beli: Rp17.585
- Jual: Rp17.835
- Bank Notes
- Beli: Rp17.585
- Jual: Rp17.835
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Bank pelat merah ini melaporkan kursnya pada pukul 11.22 WIB:
- Special Rate
- Beli: Rp17.740
- Jual: Rp17.770
- TT Counter
- Beli: Rp17.835
- Jual: Rp17.535
- Bank Notes
- Beli: Rp17.835
- Jual: Rp17.535
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Dari jajaran bank BUMN lainnya, BNI menetapkan kurs per 14.50 WIB:
- Special Rates
- Beli: Rp17.780
- Jual: Rp17.800
- TT Counter
- Beli: Rp17.740
- Jual: Rp17.810
- Bank Notes
- Beli: Rp17.740
- Jual: Rp17.810
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Bank dengan jaringan terluas ini melalui data pukul 15.00 WIB menunjukkan:
- E-Rate
- Beli: Rp17.598
- Jual: Rp17.800
- TT Counter
- Beli: Rp17.605
- Jual: Rp17.905
PT Bank UOB Indonesia Bank asal Singapura ini, pada pukul 08.23 WIB mencatatkan:
- Beli: Rp17.412
- Jual: Rp17.962
PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) Bank asal Malaysia ini, per 14.30 WIB, melaporkan:
- Kurs Valas
- Beli: Rp17.782
- Jual: Rp17.797
- Kurs Converter
- Beli: Rp17.782
- Jual: Rp17.797
PT Bank HSBC Indonesia Bank asal Inggris ini, per 09.05 WIB, menunjukkan bahwa kurs jualnya telah melampaui Rp18.000:
- Transfer Rates
- Beli: Rp17.535
- Jual: Rp17.985
- Banknote Rates
- Beli: Rp17.460
- Jual: Rp18.060
MUFG Bank Jakarta Branch Cabang bank asal Jepang ini, per 09.18 WIB, juga mencatat kurs jual di atas Rp18.000:
- Exchange Rate
- TTB: Rp17.430
- TTS: Rp18.030
Fluktuasi kurs ini menjadi indikator penting bagi para pelaku ekonomi dan masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi dalam mata uang asing, terutama menjelang momen libur panjang yang biasanya memicu peningkatan aktivitas ekonomi.


Tinggalkan komentar