lintaswarta.co.id, Tangerang – Sebuah insiden kebakaran hebat melanda pabrik produksi dupa di Jalan Bayur, Priuk, Kota Tangerang, pada Senin sore. Api yang berkobar dahsyat tidak hanya melahap habis fasilitas produksi dupa, tetapi juga merembet ke tiga rumah warga yang berdekatan, menyebabkan kerugian material yang signifikan dan kepanikan di kalangan masyarakat setempat.
Peristiwa tragis ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Menurut Kepala UPT Priuk BPBD Kota Tangerang, Kamaludin Azizi, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api hingga malam hari karena kobaran yang terus membesar. "Akibat api yang semakin membesar, sekitar tiga rumah warga dan tiga unit sepeda motor ikut terbakar," jelas Kamaludin, menggambarkan skala kerusakan yang terjadi.
Sumber api diduga berasal dari area belakang pabrik dupa, yang dengan cepat merambat dan membakar barang-barang di sekitarnya. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, insiden tersebut sempat membuat tiga karyawan pabrik pingsan akibat kepulan asap tebal dan kepanikan, namun mereka dilaporkan telah pulih setelah mendapatkan penanganan.

Related Post
Untuk menanggulangi amukan si jago merah, puluhan personel pemadam kebakaran dari berbagai unit dikerahkan. Kamaludin menambahkan, pihaknya mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dari pos Priuk, Ciledug, Batuceper, hingga Pinang. Upaya pemadaman menghadapi tantangan serius mengingat material yang mudah terbakar di dalam pabrik, yang membuat api sulit dikendalikan.
Selain kerugian di darat, kepulan asap tebal yang membumbung tinggi akibat kebakaran ini juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi gangguan terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian. Pihak berwenang terus memantau situasi untuk memastikan tidak ada dampak lebih lanjut terhadap lalu lintas udara.









Tinggalkan komentar