Lintaswarta.co.id melaporkan bahwa upaya serius tengah digencarkan untuk mengubah wajah bantaran BKB. Kawasan yang selama ini kerap terabaikan dan dipenuhi sampah kini mulai dibersihkan secara masif. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk menciptakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang layak dan fungsional bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Pembersihan melibatkan puluhan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup, dibantu oleh relawan komunitas peduli lingkungan serta warga sekitar. Mereka bahu-membahu mengangkat berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol, hingga puing-puing bangunan yang menumpuk di sepanjang bantaran sungai. Alat berat juga dikerahkan untuk mempermudah proses pengerukan sedimen dan sampah yang lebih besar, memastikan area tersebut benar-benar bersih dari segala polutan.
Transformasi ini tidak hanya bertujuan untuk estetika semata. Dengan dijadikannya bantaran BKB sebagai RTH, diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara, menyediakan area resapan air alami, serta menjadi lokasi rekreasi yang nyaman bagi warga. "Kami ingin mengembalikan fungsi ekologis sungai sekaligus memberikan ruang publik yang sehat dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar salah satu pejabat terkait.

Related Post
Rencananya, setelah proses pembersihan tuntas, area ini akan ditanami berbagai jenis pohon peneduh dan tanaman hias. Jalur pejalan kaki dan fasilitas umum sederhana seperti bangku taman juga akan dibangun untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Proyek ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan kota. Masyarakat menyambut baik inisiatif ini, berharap bantaran BKB benar-benar bisa menjadi paru-paru kota yang baru, jauh dari kesan kumuh dan kotor. Ini adalah langkah maju menuju kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.









Tinggalkan komentar