Pelaku Mutilasi Depok Buang Potongan Kaki di Sungai

Harimurti

Pelaku Mutilasi Depok Buang Potongan Kaki di Sungai

Lintaswarta.co.id melaporkan, kasus mutilasi yang menggemparkan warga Depok akhirnya menemui titik terang. Saepul (26), terduga pelaku pembunuhan sadis terhadap Kunaefi (51), nekat memutilasi korban demi menghilangkan jejak kejahatannya. Aksi keji ini terungkap setelah potongan tubuh korban ditemukan, dengan pelaku bahkan membuang bagian kaki di lokasi terpisah untuk menyulitkan penyelidikan.

Menurut keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Saepul memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha. Jasad yang telah dimutilasi itu kemudian dibungkus rapi menggunakan plastik hitam, dimasukkan ke dalam karung beras, dan dibuang di sebuah lahan kosong di Pancoran Mas, Depok. Ini adalah upaya pelaku untuk menyamarkan perbuatannya dan membuat korban sulit dikenali.

Pelaku Mutilasi Depok Buang Potongan Kaki di Sungai
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, upaya menghilangkan jejak tidak berhenti di situ. Bagian pangkal kedua kaki korban yang telah terpisah dibuang pelaku ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas. Tindakan ini menunjukkan keseriusan pelaku dalam mencoba menyembunyikan identitas korban dan menyulitkan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini.

COLLABMEDIANET

Penemuan jasad ini bermula dari kecurigaan warga di Pancoran Mas pada Selasa (4/8). Saksi Herni pertama kali melihat karung mencurigakan pada Jumat (24/7). Adiknya, Muhammad Rizkywan, kemudian mencoba membakar karung tersebut pada Selasa sore, mengira isinya sampah. Namun, saat karung terbakar dan sebagian meleleh, Rizkywan terkejut menemukan bagian tubuh manusia di dalamnya, yang segera dilaporkan ke pihak berwajib.

Berkat kerja keras aparat kepolisian, Saepul berhasil diringkus di Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8) dini hari sekitar pukul 04.15 WIB, saat ia berupaya melarikan diri. Penangkapan ini mengakhiri pelarian pelaku dan membawa kasus pembunuhan keji ini menuju proses hukum yang adil.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar