Misteri Ambruknya Jembatan Pangandaran Terkuak

Harimurti

Misteri Ambruknya Jembatan Pangandaran Terkuak

lintaswarta.co.id – TNI Angkatan Darat akhirnya mengungkap tabir di balik insiden ambruknya Jembatan Gantung Garuda di Pangandaran, Jawa Barat, yang terjadi saat proses peresmian. Investigasi menyeluruh yang dilakukan oleh tim ahli menemukan kombinasi faktor teknis pada sistem jembatan dan pembebanan yang melebihi kapasitas sebagai pemicu utama insiden tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa hasil investigasi menunjukkan adanya sejumlah kondisi teknis yang secara bersama-sama memengaruhi kinerja struktur jembatan. Temuan tersebut meliputi pengait block anchor yang mengalami patah, konfigurasi dan posisi block anchor yang tidak ideal terhadap pylon, masalah pada sistem roller dan turnbuckle, konfigurasi sling bawah, serta perbedaan elevasi pada pylon.

Misteri Ambruknya Jembatan Pangandaran Terkuak
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Brigjen Donny menyoroti faktor pembebanan. Pada saat kejadian, jembatan menerima beban simultan dari sekitar 50 orang. Analisis menunjukkan bahwa jumlah tersebut jauh melampaui kapasitas penggunaan yang seharusnya, menjadi salah satu faktor krusial yang memperburuk kinerja struktur.

COLLABMEDIANET

Jembatan Gantung Garuda sendiri merupakan jenis jembatan perintis, dirancang sebagai solusi akses bagi masyarakat di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang. Brigjen Donny menekankan bahwa jembatan perintis memiliki batas kemampuan atau kapasitas tertentu, sehingga aspek pembebanan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Ia juga menyebutkan bahwa ketentuan mengenai batas jumlah orang yang diizinkan berada di atas jembatan telah dicantumkan.

TNI AD menyatakan telah melakukan peningkatan kekuatan sling sekitar 20 hingga 30 persen pada jembatan-jembatan perintis lainnya. Namun, penggunaan sesuai kapasitas dan ketentuan tetap menjadi kunci keselamatan. "Kami tidak ingin menyalahkan siapa pun. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kami," ujar Donny, menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh aspek teknis dan ketentuan penggunaan benar-benar dipahami dan dipatuhi.

Sebagai tindak lanjut, TNI AD akan melakukan penanganan dan penyempurnaan menyeluruh pada bagian-bagian struktur jembatan. Evaluasi juga akan mencakup konfigurasi, keseimbangan, distribusi beban, serta penerapan ketentuan keselamatan pada jembatan perintis lainnya. Jembatan akan menjalani pemeriksaan dan pengujian teknis sebelum kembali dibuka untuk masyarakat, memastikan kelayakan dan keamanannya. Insiden ini diharapkan menjadi bahan evaluasi berharga untuk pembangunan infrastruktur yang lebih optimal dan berkelanjutan di masa depan. Beruntung, insiden ambruknya jembatan ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar