lintaswarta.co.id – Tim nasional Ukraina harus menelan pil pahit dalam lanjutan kompetisi UEFA Nations League setelah dipaksa menyerah telak oleh Irlandia Utara. Dalam laga yang berlangsung sengit tersebut, skuad asuhan Andrea Maldera tidak mampu membendung agresivitas tuan rumah hingga akhirnya harus mengakui keunggulan dengan skor mencolok 0-3.
Kekalahan ini menjadi catatan merah bagi Ukraina, mengingat ini merupakan kekalahan pertama mereka sejak Maldera dipercaya untuk menakhodai tim. Sejak awal pertandingan, Irlandia Utara langsung menunjukkan dominasinya dengan menerapkan gaya permainan menyerang yang sangat intens. Tekanan tinggi yang mereka terapkan membuat lini pertahanan Ukraina kewalahan sejak menit-menit awal.
Gol pembuka tercipta sangat cepat pada menit ke-9 melalui aksi Ciaron Brown yang berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Ukraina. Gol tersebut seolah menjadi pemantik semangat bagi pemain Irlandia Utara untuk terus menekan. Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-22, Isaac Price berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah penyelesaian yang klinis, mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Related Post
Sepanjang babak pertama, Ukraina tampak kesulitan untuk membangun serangan balik yang efektif. Upaya untuk merespons tekanan lawan selalu kandas di tengah jalan, sehingga mereka harus turun ke ruang ganti dengan kondisi tertinggal dua gol tanpa sempat membalas.
Memasuki babak kedua, alih-alih bangkit, Ukraina justru kembali dibuat terpaku. Irlandia Utara yang sudah unggul dua gol tidak lantas bermain bertahan. Mereka justru terus mencari celah untuk memperlebar jarak. Pada menit ke-61, Ciaron Brown kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol keduanya, sekaligus mengunci kemenangan Irlandia Utara menjadi 3-0. Skor tersebut tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Hasil minor ini memutus tren positif Ukraina di bawah kepemimpinan Maldera. Sebelumnya, Ukraina sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan menaklukkan Hungaria 1-0 pada 25 September lalu, disusul hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Georgia tiga hari kemudian.
Dengan hasil ini, posisi Ukraina di klasemen Grup F kini menjadi semakin pelik. Mereka masih mengoleksi empat poin dan harus puas menempati posisi kedua. Sementara itu, Irlandia Utara kokoh di puncak klasemen dengan tujuh poin. Hungaria menyusul di posisi yang sama dengan Ukraina, yakni empat poin, sedangkan Georgia terpuruk di dasar klasemen dengan raihan satu poin saja.
Perjuangan Ukraina masih belum usai karena mereka masih memiliki tiga laga krusial yang tersisa. Ukraina dijadwalkan akan menghadapi Hungaria pada 5 Oktober mendatang, sebelum bertandang ke markas Irlandia Utara pada 14 November, dan menutup fase grup melawan Georgia pada 17 November.
Sebagai informasi, UEFA Nations League merupakan ajang bergengsi yang digelar setiap dua tahun sekali. Pada edisi sebelumnya, Ukraina sempat menunjukkan taringnya dengan berhasil menembus babak play-off, meski langkah mereka akhirnya harus terhenti di tangan tim kuat, Belgia. Kini, mereka harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki performa demi menjaga asa di kompetisi ini.








Tinggalkan komentar