Amplop Misterius Menhut Raja Juli Bungkam KPK Sorot Pengembalian Dana

Harimurti

Amplop Misterius Menhut Raja Juli Bungkam KPK Sorot Pengembalian Dana

JakartaLintaswarta.co.id melaporkan bahwa Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menjadi sorotan publik setelah enggan memberikan keterangan terkait dugaan penerimaan uang sebesar Sin$14.000 dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Suhardiman Amby. Momen tersebut terjadi di kompleks parlemen Jakarta, Selasa (11/8), usai Raja Juli menghadiri rapat bersama sejumlah menteri dan Pimpinan DPR membahas isu agraria.

Ketika awak media mencoba mengonfirmasi perihal dugaan penerimaan uang tersebut, terutama mengenai informasi pengembalian dana yang belum utuh, Raja Juli bergegas menuju kendaraannya. Ia beranjak pergi tanpa memberikan keterangan lebih lanjut. Hanya sepatah kata terlontar dari Raja Juli yang menyatakan fokus pembicaraan hari itu adalah "reforma agraria", seolah mengalihkan perhatian dari pertanyaan krusial tersebut.

Amplop Misterius Menhut Raja Juli Bungkam KPK Sorot Pengembalian Dana
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya telah mengungkap dugaan keterlibatan Raja Juli Antoni dalam kasus ini. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dalam keterangannya di Gedung Merah Putih Jakarta pada Rabu (5/8), menjelaskan bahwa uang yang tersimpan dalam amplop tersebut diduga kuat berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas. Lebih lanjut, Budi Prasetyo juga menyebut adanya dugaan pemberian lainnya yang dilakukan oleh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing kepada pihak-pihak di Kementerian Kehutanan.

COLLABMEDIANET

Yang menjadi perhatian utama KPK adalah status pengembalian dana tersebut. Budi Prasetyo menegaskan bahwa dari jumlah Sin$14.000 yang diduga diberikan pada awal Juni, uang yang dikembalikan ke KPK belum seluruhnya. "Dari penyidikan yang berjalan sampai dengan saat ini, diduga pengembaliannya belum utuh senilai Sin$14.000," ujarnya.

Sebelumnya, baik KPK maupun Raja Juli Antoni sama-sama telah mengonfirmasi perihal penerimaan uang dari Bupati Kuansing, Suhardiman Amby. Raja Juli bahkan sempat melaporkan penolakan gratifikasi setelah kasus dugaan korupsi Suhardiman terbongkar melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT). Namun, KPK justru menolak laporan tersebut dan menegaskan akan mendalami lebih lanjut peran Raja Juli dalam proses penyidikan yang sedang berjalan. Sikap bungkam Raja Juli kini semakin memanaskan spekulasi dan pertanyaan publik terkait kasus ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar