Liburan Akhir Tahun Dijamin Lancar! Stok BBM Aman 20 Hari!

Harimurti

Liburan Akhir Tahun Dijamin Lancar! Stok BBM Aman 20 Hari!

Lintaswarta.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengambil langkah antisipatif menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebagai koordinator, Posko Nasional Sektor ESDM resmi diaktifkan untuk memastikan pasokan energi, khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG), tetap aman dan lancar di seluruh Indonesia.

Jaminan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Posko Nataru ESDM, Erika Retnowati. Ia menegaskan bahwa ketahanan stok BBM nasional berada pada level yang sangat aman untuk menghadapi lonjakan permintaan selama periode libur panjang tersebut. "Secara umum kondisi ketahanan stok BBM aman dengan ketahanan stok dijaga pada kisaran 17 sampai 23 hari atau rata-rata sekitar 20 hari," ungkap Erika dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (15/12/2025). Pernyataan ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan di akhir tahun.

Liburan Akhir Tahun Dijamin Lancar! Stok BBM Aman 20 Hari!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Untuk mewujudkan ketahanan stok tersebut, kolaborasi erat antara ESDM dan PT Pertamina (Persero) telah membuahkan hasil. Sejumlah fasilitas vital telah disiagakan, meliputi 125 Terminal BBM, 7.885 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Tak hanya itu, fasilitas tambahan juga disiapkan secara khusus di berbagai wilayah yang diproyeksikan mengalami lonjakan permintaan, memastikan distribusi merata hingga ke pelosok.

COLLABMEDIANET

Erika juga memaparkan proyeksi penyaluran BBM selama periode Nataru 2025/2026. Ia memperkirakan adanya peningkatan signifikan pada beberapa jenis bahan bakar. Penyaluran bensin, misalnya, diproyeksikan naik sebesar 3,2% dibandingkan realisasi normal, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan pribadi. Sebaliknya, permintaan gasoil atau solar diperkirakan menurun 7,6%, yang biasanya terjadi akibat melambatnya aktivitas industri dan angkutan barang selama libur panjang.

Tak hanya BBM, penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga diprediksi mengalami kenaikan sekitar 7,2% dibandingkan rata-rata normal, seiring meningkatnya kebutuhan rumah tangga untuk memasak dan perayaan. Sektor transportasi udara pun tak luput dari proyeksi peningkatan, dengan permintaan avtur yang diperkirakan melonjak 5,2% karena tingginya minat masyarakat untuk bepergian menggunakan pesawat. Sementara itu, kerosin (minyak tanah) juga diproyeksikan naik 4,3% dari realisasi normal.

Dengan kesiapsiagaan infrastruktur dan jaminan stok yang memadai, Kementerian ESDM dan BPH Migas berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 dengan tenang dan nyaman, tanpa perlu khawatir akan ketersediaan energi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar