New York Lumpuh Total! Badai Salju Terganas Sejak 2017!

Harimurti

New York Lumpuh Total! Badai Salju Terganas Sejak 2017!

Lintaswarta.co.id melaporkan, kota metropolitan New York, Amerika Serikat, kini tengah menghadapi kelumpuhan parah setelah dihantam badai salju musim dingin yang intens. Fenomena alam ekstrem ini, yang melanda sejak Minggu (22/2/2026), telah menyelimuti jalanan dengan lapisan salju tebal, mengubah lanskap kota menjadi lautan putih yang membeku dan mengganggu aktivitas warga.

Situasi paling kritis terlihat di Staten Island dan sebagian wilayah Kota New York, di mana Layanan Cuaca Nasional (NWS) mengeluarkan peringatan badai salju. Peringatan ini diprediksi akan berlaku hingga Senin (23/2) pukul 18.00 EST (23.00 GMT), menandakan potensi bahaya yang berkelanjutan. Bahkan, pemandangan ikonik seperti Jembatan Brooklyn pun tak luput dari selimut salju tebal, memaksa pejalan kaki berjuang melintasi kondisi yang sulit.

New York Lumpuh Total! Badai Salju Terganas Sejak 2017!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dampak langsung terasa pada sektor transportasi. Sejumlah kendaraan terlihat merayap perlahan, berjuang menembus tumpukan salju yang menggunung di jalanan. Frustrasi pun mulai menyelimuti warga. "Sudah muak dengan salju. Musim dingin ini terlalu dingin, terlalu bersalju, terlalu menyedihkan, saya siap untuk segera berakhir," keluh Peter Duffy, seorang warga setempat, seperti dikutip dari Reuters, saat ditemui di sebuah supermarket. Sentimen ini mencerminkan kelelahan publik terhadap cuaca ekstrem yang tak kunjung usai.

COLLABMEDIANET

Menanggapi krisis ini, Walikota New York City, Zohran Mamdani, dengan sigap mengumumkan status keadaan darurat. Ini adalah peringatan badai salju pertama yang dikeluarkan untuk New York City sejak tahun 2017, menunjukkan tingkat keparahan kondisi. Sebagai langkah antisipasi, Mamdani juga mengeluarkan perintah larangan bagi kendaraan yang tidak esensial untuk melintasi jalan-jalan kota, berlaku mulai Minggu malam hingga Senin siang waktu setempat, demi keselamatan warga dan kelancaran operasi pembersihan.

Koordinasi penanganan bencana juga diperkuat di tingkat negara bagian. Gubernur New York, Kathy Hochul, telah mengaktifkan 100 anggota Garda Nasional. Mereka ditugaskan untuk membantu wilayah-wilayah yang diperkirakan paling parah terdampak, termasuk Long Island, sebagian Kota New York, dan Lembah Hudson Bawah, guna mempercepat upaya evakuasi dan penanganan. Selain itu, alat berat dan kru darurat telah dikerahkan secara masif untuk membersihkan jalan-jalan utama yang tertutup salju, berpacu dengan waktu seiring intensitas curah salju yang terus meningkat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar