Pendidikan Mentereng & Aktivis 98, Kini Pimpin DPR!

Harimurti

Pendidikan Mentereng & Aktivis 98, Kini Pimpin DPR!

Lintaswarta.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyetujui penunjukan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR dalam Rapat Paripurna yang digelar kemarin. Politisi Partai Golkar ini mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Adies Kadir, yang kini telah mengemban amanah sebagai Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK). Penunjukan Sari Yuliati menandai babak baru dalam karir politiknya yang cemerlang.

Selain mandat barunya di pucuk pimpinan parlemen, Sari Yuliati juga dikenal sebagai figur sentral di internal Partai Golkar. Ia menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar dan Bendahara Fraksi Partai Golkar di DPR. Sebagai representasi rakyat, ia terpilih dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat II, yang meliputi Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kota Mataram.

Pendidikan Mentereng & Aktivis 98, Kini Pimpin DPR!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meski kini mewakili konstituen di NTB, Sari Yuliati adalah putri asli Jakarta, lahir pada 2 Juni 1976. Perjalanan pendidikannya dimulai di SDN 3 Pagi Duren Sawit pada tahun 1982, dilanjutkan ke SMP Negeri 27 Duren Sawit, dan kemudian menempuh pendidikan menengah atas di salah satu sekolah unggulan, SMA Negeri 81 Lab School Rawamangun, Jakarta, hingga lulus pada tahun 1994.

COLLABMEDIANET

Semangat akademisnya berlanjut ke jenjang perguruan tinggi, di mana ia memilih Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti pada tahun 1995. Ia menuntaskan studinya dengan gemilang pada akhir 1999 dan diwisuda pada pertengahan 2000. Tak hanya cemerlang secara akademis dengan masuk dalam lima besar lulusan terbaik ber-IPK tertinggi di angkatannya, Sari juga dikenal sebagai aktivis kampus yang vokal. Perannya sangat terasa, terutama selama periode krusial reformasi tahun 1998, menunjukkan jiwa kepemimpinan dan keberaniannya sejak muda.

Dahaga akan ilmu tak berhenti di situ. Pada tahun 2001, Sari melanjutkan studi magister di Jurusan Teknik Sipil Universitas Indonesia. Kecepatan dan ketekunannya terbukti dengan menyelesaikan program ini hanya dalam 18 bulan, atau tiga semester, dan resmi meraih gelar Magister Teknik (M.T.) pada awal 2003. Menariknya, di tengah kesibukan sebagai politisi, ia masih aktif menimba ilmu hukum. Sejak 2020, ia terdaftar sebagai mahasiswa S1 Ilmu Hukum di Universitas Kristen Indonesia, yang dijadwalkan lulus pada 2025. Tak cukup sampai di situ, Sari juga tengah menempuh pendidikan Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjajaran Bandung, membuktikan komitmennya yang tak lekang oleh waktu terhadap pendidikan dan pengembangan diri.

Kini, dengan latar belakang pendidikan yang mentereng dan rekam jejak aktivisme yang kuat, Sari Yuliati siap mengemban amanah sebagai salah satu pimpinan tertinggi di lembaga legislatif negara.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar