lintaswarta.co.id – Peta kekuatan sepak bola dunia kembali mengalami pergeseran signifikan dalam pembaruan peringkat FIFA edisi Oktober 2026. Spanyol masih menunjukkan dominasinya dengan tetap kokoh bertengger di puncak klasemen dunia. Di bawah Spanyol, Argentina dan Prancis melengkapi jajaran tiga besar yang menjadi kekuatan utama di kancah internasional saat ini.
Kabar membanggakan datang dari tanah air. Tim Nasional Indonesia berhasil mencatatkan kenaikan peringkat yang cukup berarti. Setelah melalui perjuangan dramatis saat menjuarai final FIFA ASEAN Cup melawan Thailand, skuad Garuda kini melompat dua peringkat dan menempati posisi 116 dunia. Pencapaian ini menjadi bukti perkembangan positif sepak bola Indonesia di mata internasional.
Sementara itu, persaingan di zona elit lima besar juga mengalami dinamika menarik. Portugal berhasil mencuri perhatian setelah melakukan lonjakan besar dengan naik dua peringkat ke posisi kelima. Keberhasilan Selecao das Quinas ini membuat mereka berhasil menyalip Brasil dan Maroko. Brasil harus puas menempati peringkat keenam, sementara Maroko sedikit merosot ke posisi ketujuh.

Related Post
Di papan tengah, terjadi persaingan sengit di antara negara-negara Eropa. Swiss berhasil melompati Jerman dan Kroasia untuk menduduki peringkat ke-12. Jerman kini turun ke posisi ke-13, disusul oleh Kroasia di peringkat ke-14. Sementara itu, Italia meskipun berhasil menambah poin sebesar 5,55 poin berkat performa mereka di ajang Nations League, posisi Gli Azzurri belum bergeser dan tetap tertahan di peringkat 15.
Pergerakan signifikan juga terlihat di jajaran 50 besar. Mali menjadi salah satu negara dengan kenaikan paling mencolok setelah melompat enam posisi ke peringkat 47. Afrika Selatan juga menunjukkan tren positif dengan naik enam tingkat ke posisi 48. Selain itu, Yunani juga berhasil merangkak naik ke posisi 41 setelah menunjukkan konsistensi dengan mencatatkan empat hasil tanpa kekalahan.
Bagi para penggemar sepak bola, pembaruan peringkat berikutnya dijadwalkan akan dirilis oleh FIFA pada 18 November mendatang. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai peta kekuatan tim-tim nasional dalam menghadapi kompetisi-kompetisi besar di masa mendatang.








Tinggalkan komentar