Strategi Digital Bank Mandiri Kuasai Pasar

Moch Divan

Strategi Digital Bank Mandiri Kuasai Pasar

lintaswarta.co.id – Dinamika kebutuhan masyarakat yang kian berkembang memaksa sektor perbankan untuk terus beradaptasi. Menanggapi perubahan perilaku nasabah yang menginginkan segala sesuatu serba cepat dan praktis, Bank Mandiri mengambil langkah strategis dengan memperkuat ekosistem digital serta meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh. Fokus utama perusahaan saat ini adalah menciptakan pengalaman nasabah yang tidak hanya mudah dan aman, tetapi juga mampu memberikan solusi finansial yang terintegrasi dalam satu genggaman.

Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama, menegaskan bahwa pengalaman pelanggan atau customer experience menjadi fondasi utama dalam setiap inovasi yang diluncurkan. Menurutnya, nasabah masa kini tidak sekadar mencari kecepatan, melainkan solusi nyata yang mampu menjawab tantangan finansial mereka. Oleh karena itu, Bank Mandiri berkomitmen untuk memastikan setiap titik interaksi, baik secara digital maupun fisik, memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengguna.

Strategi Digital Bank Mandiri Kuasai Pasar
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, Bank Mandiri telah membangun sebuah ekosistem finansial yang komprehensif. Platform ini dirancang dengan kerangka kerja yang matang untuk mencakup empat pilar utama kebutuhan nasabah: menabung (Save Money), bertransaksi (Move Money), pembiayaan (Borrow Money), hingga investasi (Grow Money). Tak hanya itu, aplikasi ini juga telah terintegrasi dengan berbagai kebutuhan gaya hidup (lifestyle) untuk menciptakan pengalaman perbankan yang lebih modern.

COLLABMEDIANET

Salah satu terobosan besar yang dilakukan Bank Mandiri dalam memperingati hari jadinya yang ke-28 adalah peluncuran layanan emas digital. Berkat izin bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri mencatatkan sejarah sebagai bank konvensional pertama di tanah air yang memegang lisensi tersebut. Melalui fitur di Livin’, nasabah kini dapat membuka tabungan emas, melakukan transaksi jual beli, hingga menggunakan fasilitas cicil emas. Menariknya, nasabah juga diberikan fleksibilitas untuk mencairkan emas fisik melalui kantor cabang atau mesin ATM Emas yang tersedia di berbagai wilayah.

Keberhasilan strategi digital ini tercermin dari data pertumbuhan yang sangat impresif. Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna terdaftar Livin’ by Mandiri telah menembus angka 42,2 juta pengguna, atau melonjak 23,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Frekuensi transaksi pun ikut meroket hingga mencapai 3,7 miliar kali. Pertumbuhan masif ini secara langsung memperkuat posisi dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri yang mencapai Rp1.687 triliun, tumbuh 17,6% secara tahunan dan melampaui rata-rata pertumbuhan industri.

Meski sangat agresif di ranah digital, Bank Mandiri menyadari bahwa sentuhan manusia tetap tidak tergantikan. Perusahaan menerapkan strategi Online-to-Offline dengan mengintegrasikan layanan digital dengan jaringan kantor cabang, ATM/CRM, serta contact center. Salah satu inovasi layanan adalah Livin’ Call, yang memungkinkan nasabah berkomunikasi dengan pusat bantuan tanpa biaya pulsa dan proses verifikasi yang lebih singkat, sehingga layanan menjadi jauh lebih efisien.

Dedikasi dalam memberikan layanan prima ini membuahkan hasil manis. Bank Mandiri berhasil meraih predikat Sector Champion untuk kategori jasa keuangan serta gelar Grand Champion sebagai BUMN dengan skor layanan tertinggi dalam ajang Danantara Indonesia CX100. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara teknologi canggih dan pelayanan yang personal mampu membangun kepercayaan serta loyalitas nasabah yang kuat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar