Resmi Tutup Kejurda PGSI, Ini Robin Simatupang Kepada Atlet Gulat Sumut

BINJAI – Setelah tiga hari bertanding, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Sumut yang dilaksanakan di GOR Binjai resmi ditutup, Minggu (19/3/2022) sore.

Ketua Harian PGSI Sumut, Robin Simatupang menuturkan Kejurda Gulat yang diikuti oleh 15 kontingen berasal dari Kabupaten/Kota Se-Sumatera Utara.

Atlet yang berprestasi nantinya dipersiapan untuk mengikuti Pelatihan Daerah (Pelatda) jangka panjang untuk memperkuat kontingen Sumut pada cabang Gulat di PON 2024 Sumut – Aceh. Sumut juga menjadi tuan rumah Open Turnamen Puan Maharani.

“Satu pelajaran yang kita petik yaitu siapa yang paling siaplah yang akhirnya bisa mencapai prestasi. Kepada para atlit siapkan diri untuk event Akbar yaitu PON XXI 2024 dan Open Turnamen Puan Maharani. Ini adalah momen para atlit Sumut untuk meraih prestasi,”ujarnya saat penutupan acara.

Robin yang juga Ketua Umum Forum Rakyat Anti Narkoba (FORBANA) ini menuturkan Olahraga dapat menyelamatkan Generasi muda terhindar dari penyalagunaan narkoba. Apalagi sekarang ini, tingkat peredaran narkoba sangat tinggi, untuk itu, dengan olahraga pastinya bisa mencegahnya.

“Hidup Sehat dan Terhormat Tanpa Narkoba,”tuturnya.

Lanjutnya, kepada para atlet tetap menjaga kesehatan dan berlatih. Saya dan Bapak Ketum PGSI Sumut Darma Wijaya dan pengurus lainnya tetap mendukung Gulat baik itu tingkat nasional bahkan Internasional. Tetap semangat dan banggakan Sumut.

“Ksatria di atas maupun diluar matras”

Berdasarkan data rekapitulasi Kontingen Medan tampil sebagai Juara umum dengan meraih 10 emas 1 perak dan 1 perunggu, Karo di posisi kedua setelah meraih 5 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.

Sementara itu, Deli Serdang di posisi ketiga dengan raihan 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Sedangkan Kota Binjai yang menjadi tuan rumah harus puas di posisi keenam dengan mengoleksi 1 emas, 2 perak dan 9 perunggu.(asen)