Harimurti

AS Kuasai Gas Alam Global, Rusia Hanya Peringkat Dua?

Lintaswarta.co.id – Dominasi Amerika Serikat dalam kancah produksi gas alam global semakin tak terbantahkan. Negara adidaya ini kokoh di puncak daftar produsen terbesar, jauh mengungguli para pesaingnya, termasuk Rusia yang secara historis merupakan raksasa energi.

Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Data terbaru menunjukkan, Amerika Serikat berhasil mencatatkan produksi gas alam fantastis, mencapai 37.766 miliar meter kubik setiap tahunnya. Angka ini menempatkannya pada posisi teratas, meninggalkan Rusia yang berada di urutan kedua dengan total produksi 22.673 miliar meter kubik per tahun. Selisih produksi yang signifikan ini menggarisbawahi kekuatan AS dalam sektor energi.

COLLABMEDIANET

Kunci keberhasilan AS tak lain adalah revolusi shale gas yang masif. Inovasi teknologi ekstraksi ini telah membuka potensi besar dari cadangan gas non-konvensional, terutama di wilayah kaya seperti Appalachian Basin. Bahkan, area yang dikenal sebagai Shale Crescent saja mampu menyumbang 369 miliar meter kubik, menjadikannya salah satu jantung produksi gas alam terbesar di planet ini.

Di sisi lain, Rusia, meskipun berada di posisi kedua, tetap memegang peran krusial sebagai pemain strategis dalam pasar gas alam global. Negara beruang merah ini dikenal sebagai eksportir utama, menyuplai kebutuhan energi ke berbagai negara di Eropa dan Asia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ambisi Rusia kerap dihadapkan pada tantangan berat berupa tekanan geopolitik yang signifikan, mempengaruhi stabilitas pasokan dan hubungan dagangnya.

Meskipun data yang tersedia saat ini menyoroti dominasi Amerika Serikat dan peran strategis Rusia, pertanyaan mengenai posisi Indonesia dalam daftar negara penghasil gas alam terbesar dunia masih menjadi perhatian. Untuk mendapatkan gambaran lengkap dan peringkat detail, diperlukan analisis data produksi dari berbagai negara produsen lainnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar