lintaswarta.co.id – Persaingan memperebutkan talenta muda paling menjanjikan di dunia sepak bola kini memasuki babak baru yang tak terduga. Barcelona dilaporkan tengah bersiap melakukan manuver mengejutkan untuk mengganggu rencana Manchester City dalam mengamankan jasa gelandang muda berbakat asal Amerika Serikat, Cavan Sullivan.
Situasi ini bermula ketika Manchester City sebenarnya sudah memiliki kesepakatan awal dengan klub asal Amerika Serikat, Philadelphia Union, untuk mendatangkan Sullivan. Namun, badai hukum yang menerjang klub berjuluk The Citizens tersebut memberikan celah bagi raksasa Catalan, Barcelona, untuk masuk ke dalam perburuan.
Masalah utama muncul setelah komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas berbagai dakwaan pelanggaran aturan finansial Liga Inggris (Premier League) untuk periode 2009 hingga 2018. Meskipun pihak klub milik Sheikh Mansour tersebut telah mengajukan banding pada awal Oktober lalu, ketidakpastian hukum ini menciptakan keraguan mengenai stabilitas rencana transfer masa depan mereka.

Related Post
Cavan Sullivan, yang baru genap berusia 17 tahun pada September lalu, secara regulasi belum diperbolehkan pindah ke Inggris hingga ia menginjak usia 18 tahun. Artinya, rencana awal Manchester City untuk memboyongnya ke Etihad Stadium baru bisa terealisasi pada Januari 2028. Namun, Barcelona melihat adanya potensi keretakan dalam kesepakatan tersebut akibat sanksi finansial yang mungkin dijatuhkan kepada City.
Ketertarikan Barcelona semakin diperkuat oleh pernyataan ambigu dari agen Sullivan, Dan Segal. Meski mengakui adanya kesepakatan awal dengan Manchester City, Segal memberikan sinyal bahwa masa depan sang pemain belum sepenuhnya terkunci. Ia menyatakan bahwa segala kemungkinan bisa saja terjadi dan berharap segala urusan dapat diselesaikan dengan cara terbaik.
Pernyataan agen inilah yang ditangkap dengan cepat oleh manajemen Barcelona. Melalui direktur olahraga mereka, Deco, klub Catalan tersebut dikabarkan terus memantau perkembangan kasus hukum Manchester City secara saksama. Jika Manchester City dijatuhi sanksi berat yang mengganggu kebijakan transfer mereka, Barcelona siap meluncurkan tawaran agresif untuk meyakinkan Philadelphia Union agar bersedia melepas Sullivan ke Spanyol.
Sullivan sendiri bukan pemain sembarangan. Di usianya yang masih sangat belia, ia telah menunjukkan statistik yang mengagumkan dengan torehan 10 gol dan 11 assist bersama Philadelphia Union. Performa impresif inilah yang membuat klub-klub elite Eropa lainnya juga mulai melirik sang wonderkid.
Meski demikian, satu hal yang pasti tidak akan berubah: Sullivan tetap harus menuntaskan masa mudanya di Amerika Serikat sebelum bisa mencicipi atmosfer sepak bola Eropa. Hingga waktu tersebut tiba, Barcelona akan tetap berada dalam posisi siaga, menunggu momentum yang tepat untuk mencuri kesempatan dari tangan Manchester City.








Tinggalkan komentar