lintaswarta.co.id – Persik Kediri berhasil mengamankan poin penuh dalam laga sengit pekan ketujuh Super League musim 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung setianya di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026), tim berjuluk Macan Putih tersebut sukses menundukkan perlawanan PSS Sleman dengan skor tipis 2-1. Sosok Ernesto Gomez menjadi pahlawan kemenangan bagi tuan rumah lewat torehan dua golnya yang sekaligus menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Super Elja.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Persik Kediri langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan tim tamu. Dominasi tuan rumah terbukti efektif ketika Ernesto Gomez berhasil membuka keunggulan lebih awal. Pada menit ke-7, melalui eksekusi penalti yang tenang, Gomez berhasil merobek jala gawang PSS Sleman. Gol cepat ini membuat atmosfer Stadion Brawijaya membara.
Namun, PSS Sleman tidak tinggal diam. Tim tamu sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-31 melalui aksi Melvyn Lorenzen. Skor imbang 1-1 sempat membuat tensi pertandingan menjadi sangat tinggi karena kedua tim saling jual beli serangan.

Related Post
Drama di babak pertama belum berakhir bagi Persik. Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-42, Ernesto Gomez kembali menunjukkan kelasnya. Ia mencetak gol kedua dalam laga ini, yang sekaligus mengembalikan keunggulan Persik menjadi 2-1. Skor ini bertahan hingga turun minum, memaksa kedua tim melakukan evaluasi taktik di ruang ganti.
Memasuki babak kedua, PSS Sleman mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-63 ketika Gustavo Tocantins berhasil menyarangkan bola ke gawang Persik setelah menerima umpan dari Riko Simanjuntak. Namun, kegembiraan tim tamu sirna seketika setelah wasit melakukan pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR). Keputusan akhir menyatakan bahwa Riko Simanjuntak berada dalam posisi offside, sehingga gol tersebut dianulir.
Pelatih PSS Sleman mencoba melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Stefan Ashkovski dan Matheus Fornazari guna menyegarkan lini serang. Meski telah melakukan beberapa pergantian pemain, strategi tersebut belum mampu menembus tembok pertahanan kokoh Persik Kediri. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-1 tetap tidak berubah.
Kemenangan krusial ini membawa Persik Kediri merangkak naik ke peringkat keenam klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan raihan 10 poin. Sebaliknya, hasil pahit ini membuat PSS Sleman masih tertahan di papan bawah, tepatnya di posisi ke-15 dengan koleksi hanya empat poin. Bagi Super Elja, kekalahan ini menjadi evaluasi besar untuk memperbaiki performa di laga-laga mendatang.







Tinggalkan komentar