Manchester United Terancam Degradasi

Harimurti

lintaswarta.co.id – Krisis hebat tengah menyelimuti raksasa sepak bola Inggris, Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah tersebut kini berada di titik nadir setelah rentetan hasil buruk yang membuat mereka terancam terjerumus ke zona degradasi Liga Inggris. Situasi ini semakin mencekam setelah kekalahan telak dari Chelsea dibarengi dengan kemenangan mengejutkan dari Coventry City atas Sunderland.

Nasib buruk United bermula saat mereka harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10/2026). Dalam laga pembuka musim ini, United dipaksa menyerah dengan skor tanpa balas 2-0. Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan poin biasa, melainkan sebuah catatan kelam yang menghancurkan sejarah klub. United kini mencatatkan rekor sembilan pertandingan tanpa kemenangan beruntun di kompetisi liga, sebuah pencapaian terburuk yang belum pernah mereka alami sejak tahun 1986.

Manchester United Terancam Degradasi
Gambar Istimewa :

Jika menilik performa di lapangan, pasukan asuhan Michael Carrick sebenarnya sempat memberikan harapan di babak pertama. Bruno Fernandes berkali-kali mendapatkan peluang emas untuk mengubah keadaan, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat gawang Chelsea tetap perawan hingga jeda pertandingan. Sayangnya, momentum positif tersebut sirna di babak kedua. Lini pertahanan United yang rapuh akhirnya jebol melalui aksi individu memukau dari Morgan Rogers, yang kemudian disempurnakan lewat eksekusi penalti dingin milik Cole Palmer.

COLLABMEDIANET

Kondisi tim tamu semakin tidak terkendali setelah Lisandro Martinez harus meninggalkan lapangan lebih awal. Bek asal Argentina tersebut menerima kartu kuning kedua akibat duel udara yang terlalu keras dengan Wesley Fofana, yang memaksa United bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

Pukulan telak bagi United tidak berhenti di situ. Di saat yang hampir bersamaan, Coventry City berhasil membungkam Sunderland dengan skor meyakinkan 3-1. Hasil ini membuat Coventry City melesat naik di klasemen dan berhasil menyalip posisi Manchester United. Berdasarkan klasemen sementara pekan kesembilan Premier League musim 2026-2027, United kini hanya terpaut satu poin saja dari zona degradasi.

Statistik musim ini menunjukkan betapa merosotnya performa klub peraih 20 gelar juara liga tersebut. Dari 13 pertandingan yang telah dijalani di seluruh kompetisi, United baru mampu mengamankan dua kemenangan, yakni saat melawan Ipswich Town dan klub debutan Liga Champions, Sabah.

Tekanan besar kini mengarah langsung ke kursi kepelatihan Michael Carrick. Meski sedang berada di bawah sorotan tajam, manajer asal Inggris tersebut mencoba tetap tenang. Carrick mengakui adanya perbedaan drastis dalam performa tim antara babak pertama dan kedua. "Kami sempat berada di posisi yang cukup baik saat turun minum, namun kami justru merusak segalanya di babak kedua," ungkapnya.

Kini, mata dunia tertuju pada laga berikutnya. Carrick dipastikan akan tetap memimpin skuad Setan Merah dalam laga krusial di Liga Champions saat menjamu AS Roma pada Selasa (3/11/2026). Pertandingan tersebut akan menjadi ajang pembuktian apakah United mampu bangkit atau justru semakin tenggelam dalam krisis.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar