Malam Kelam Manchester United di London

Harimurti

Malam Kelam Manchester United di London

lintaswarta.co.id – Stamford Bridge menjadi saksi bisu kehancuran Manchester United dalam laga krusial pekan kesembilan Premier League musim 2026/2027. Bertandang ke markas Chelsea pada Sabtu (31/10/2026) malam, skuad berjuluk Setan Merah harus pulang dengan kepala tertunduk setelah dihajar telak 0-3 oleh tuan rumah. Kekalahan ini tidak hanya merusak reputasi mereka, tetapi juga memperpanjang tren negatif yang menghantui tim asuhan Michael Carrick.

Pertandingan sebenarnya dimulai dengan skenario yang cukup menjanjikan bagi tim tamu. Manchester United tampil cukup dominan dan berani menekan lini pertahanan Chelsea sejak peluit pertama dibunyikan. Peluang emas sempat tercipta pada menit ke-34 melalui sundulan Matheus Cunha yang memanfaatkan umakan sepak pojok presisi dari Bruno Fernandes. Namun, kegembiraan publik tamu sirna seketika setelah teknologi VAR menyatakan bahwa Cunha berada dalam posisi offside. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum, menandakan babak pertama berjalan sangat sengit dan kompetitif.

Malam Kelam Manchester United di London
Gambar Istimewa : secure.gravatar.com

Memasuki babak kedua, peta kekuatan di lapangan berubah secara drastis. Chelsea yang diasuh oleh Enzo Maresca mulai menunjukkan taringnya dan mengambil alih kendali permainan. Momentum kemenangan The Blues dibuka pada menit ke-50 melalui aksi individu yang memukau dari Morgan Rogers. Menerima umpan matang dari Romeo Lavia di lini tengah, Rogers melakukan penetrasi tajam, meliuk-liuk melewati barisan bek United, sebelum akhirnya melepaskan tembakan yang gagal dihalau kiper Senne Lammens.

COLLABMEDIANET

Petaka bagi Manchester United semakin menjadi-jadi ketika Lisandro Martinez harus meninggalkan lapangan pada menit ke-63. Bek asal Argentina tersebut menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Wesley Fofana di dalam kotak penalti. Bermain dengan hanya 10 pemain membuat pertahanan United kocar-kacir. Cole Palmer yang maju sebagai eksekutor penalti dengan tenang menyarangkan bola ke gawang, mengubah skor menjadi 2-0 hanya satu menit setelah kartu merah Martinez.

Keunggulan jumlah pemain membuat Chelsea semakin beringas. Pada menit ke-71, Estevao Willian menambah penderitaan United lewat sepakan keras yang terukur setelah memanfaatkan umpan dari Cole Palmer. Meski United sempat mencoba bangkit dan nyaris memperkecil ketertinggalan lewat tembakan Bryan Mbeumo di masa injury time, bola justru membentur mistar gawang.

Hasil akhir 3-0 ini mengukuhkan posisi Chelsea di papan atas klasemen Premier League musim ini. Sebaliknya, bagi Manchester United, kekalahan memalukan di London ini menjadi sinyal bahaya bahwa perbaikan performa di bawah Michael Carrick masih menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar