Rahasia Kurangi Stres Cuma 20 Detik

Harimurti

Rahasia Kurangi Stres Cuma 20 Detik

lintaswarta.co.id – Menjaga kesehatan mental sering kali dianggap sebagai tugas berat yang membutuhkan waktu khusus, seperti meditasi berjam-jam di tempat yang tenang. Namun, sebuah temuan ilmiah terbaru mematahkan anggapan tersebut. Ternyata, Anda tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk mendapatkan ketenangan pikiran; cukup dengan 20 detik setiap harinya, stres bisa mulai berkurang.

Gagasan mengenai efektivitas latihan singkat ini muncul dari pengalaman pribadi psikolog Eli Susman. Saat mengikuti retret meditasi di Plum Village, Prancis, pada tahun 2017, Susman sempat merasa bangga setelah menyelesaikan meditasi selama tiga jam. Namun, sebuah teguran dari seorang biksu mengubah perspektifnya. Sang biksu justru menyarankan agar ia mencoba meditasi hanya dengan tiga tarikan napas saja untuk menyadari momen saat ini.

Rahasia Kurangi Stres Cuma 20 Detik
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pertanyaan tersebut memicu rasa penasaran ilmiah bagi Susman. Melalui latar belakangnya sebagai koordinator penelitian klinis di Harvard University dan studi doktoral di University of California, Berkeley, ia kemudian meneliti seberapa lama sebenarnya latihan mindfulness harus dilakukan agar efektif bagi kesejahteraan mental seseorang.

COLLABMEDIANET

Dalam sebuah eksperimen yang melibatkan 135 mahasiswa, Susman menemukan fakta mengejutkan. Peserta diminta melakukan latihan singkat selama 20 detik setiap hari selama satu bulan. Kelompok pertama melakukan teknik self-compassionate touch atau sentuhan penuh kasih terhadap diri sendiri, sementara kelompok lainnya melakukan gerakan mengetuk-ngetukkan jari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang melakukan teknik sentuhan penuh kasih merasakan dampak positif yang nyata. Latihan singkat tersebut terbukti mampu meningkatkan rasa kasih terhadap diri sendiri, emosi positif, serta menurunkan tingkat stres secara signifikan.

"Hanya dengan 20 detik sehari, Anda dapat meningkatkan rasa kasih terhadap diri sendiri, mengelola stres, dan meningkatkan kesejahteraan emosional," ungkap Susman.

Menurutnya, kunci utama dari keberhasilan praktik ini bukanlah durasi yang lama, melainkan konsistensi. Semakin rutin seseorang melakukan latihan singkat tersebut, semakin besar manfaat yang dirasakan. Latihan yang sangat singkat justru mempermudah seseorang untuk tetap disiplin melakukannya setiap hari tanpa merasa terbebani oleh waktu.

Susman merekomendasikan teknik self-compassionate touch sebagai metode utama dalam buku terbarunya yang berjudul "Micropractice: A Science-Backed Approach for Calm, Clarity, and Joy in 30 Seconds or Less".

Cara mempraktikkannya sangat sederhana. Anda cukup memejamkan mata atau melembutkan pandangan, lalu pikirkan satu kesalahan atau kegagalan yang baru saja terjadi yang membuat Anda merasa tidak berharga. Saat perasaan itu muncul, letakkan satu tangan di perut dan tangan lainnya di dada. Sambil merasakan kehadiran tangan tersebut, tanyakan pada diri sendiri, "Bagaimana saya bisa menjadi teman bagi diri saya sendiri saat ini?"

Proses ini hanya membutuhkan waktu sekitar 20 detik. Susman menekankan bahwa meskipun melewatkan satu atau dua hari bukan berarti kegagalan total, hal yang paling berbahaya adalah jika Anda memutuskan untuk berhenti sepenuhnya. Konsistensi adalah kunci utama untuk meraih ketenangan dan kejernihan pikiran di tengah kesibukan dunia modern.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar