Terungkap Penyelundupan Narkoba Triliunan Rupiah

Harimurti

Terungkap Penyelundupan Narkoba Triliunan Rupiah

lintaswarta.co.id – Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) kembali mencetak prestasi gemilang dengan menggagalkan upaya penyelundupan narkoba skala besar di perairan Tanjung Berakit, Kepulauan Riau. Operasi senyap ini berhasil mengamankan sekitar 1,3 ton zat yang diduga kuat adalah ketamine, dengan nilai fantastis mencapai triliunan rupiah, sekaligus menyelamatkan jutaan jiwa dari potensi bahaya penyalahgunaan.

Panglima Koarmada RI, Laksdya TNI Denih Hendrata, menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari kecurigaan KRI Kerambit-627, salah satu unsur dari Guspurla Koarmada I, terhadap kapal MV King Sun berbendera Tanzania. Kapal tersebut dicegat dan diperiksa di perairan Tanjung Berakit pada Kamis (6/8). Dari pemeriksaan awal yang dilakukan di Kodaeral IV, tim menemukan 65 karung berisi serbuk putih yang kemudian diidentifikasi sebagai ketamine, dengan berat total kurang lebih 1.300 kilogram.

Terungkap Penyelundupan Narkoba Triliunan Rupiah
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Barang bukti narkoba seberat 1,3 ton ini memiliki estimasi nilai yang mengejutkan. Jika diasumsikan setara dengan harga sabu, yaitu antara Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta per gram, maka total nilainya bisa mencapai Rp1,95 triliun hingga Rp4,55 triliun. Angka ini setara dengan sekitar 108,96 juta hingga 254,30 juta dolar AS. Keberhasilan ini tidak hanya menyelamatkan potensi kerugian negara, tetapi juga jutaan jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Dengan perkiraan satu gram sabu dapat dikonsumsi oleh lima orang, maka 1,3 ton ketamine ini berpotensi merusak sekitar 6,5 juta jiwa.

COLLABMEDIANET

Saat ini, kapal MV King Sun beserta muatannya telah diserahkan kepada Kodaeral IV untuk penyelidikan lebih lanjut. Penyidik TNI AL akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh kompartemen dan gudang kapal guna memastikan tidak ada barang terlarang lainnya yang tersembunyi.

Pengungkapan kasus narkotika di perairan Kepri ini bukanlah yang pertama bagi TNI AL. Sebelumnya, pada bulan Mei lalu, TNI AL juga berhasil menggagalkan dua operasi penyelundupan sabu dalam kurun waktu satu minggu. Pada 14 Mei, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Karimun mengamankan 2,061 ton sabu, disusul pada 21 Mei oleh KRI Surik dan KRI Selea yang mencegat kapal penyelundup kedua dengan barang bukti 2 ton sabu. Ini menunjukkan komitmen kuat TNI AL dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah perairan Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar