Lintaswarta.co.id – Indonesia secara resmi menunjukkan komitmen seriusnya untuk memasuki era energi nuklir. Melalui Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, pemerintah berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dengan kapasitas total mencapai tujuh gigawatt (GW). Pernyataan ambisius ini disampaikan Hashim dalam forum bergengsi E.S.G Sustainability Forum, menandai langkah besar Indonesia dalam diversifikasi sumber energi dan upaya mencapai kemandirian energi di masa depan.
Di tengah dinamika energi global, kabar penting juga datang dari arena perdagangan internasional. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan mengumumkan pemangkasan tarif impor untuk produk-produk asal India. Kebijakan ini mengubah tarif yang sebelumnya berada di angka lima puluh persen, kini turun signifikan menjadi delapan belas persen. Langkah ini diperkirakan akan memberikan dampak substansial pada hubungan dagang kedua negara serta pasar global.
Informasi lengkap mengenai kedua peristiwa penting ini sebelumnya telah disiarkan dalam program Evening Up CNBC Indonesia pada Selasa, 03 Februari 2026.

Related Post









Tinggalkan komentar