HOROR! Kyiv Diserang Rudal, Belasan Tewas Termasuk Anak

Harimurti

HOROR! Kyiv Diserang Rudal, Belasan Tewas Termasuk Anak

Lintaswarta.co.id – Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali diguncang serangan udara masif oleh pasukan Rusia pada Kamis lalu. Serangan yang dilancarkan menggunakan kombinasi rudal dan drone ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 17 warga sipil, termasuk seorang anak berusia 12 tahun, serta melukai puluhan lainnya di Kyiv dan beberapa wilayah lain di Ukraina.

Menurut laporan yang dihimpun Lintaswarta.co.id dari berbagai sumber, rentetan serangan berlangsung sepanjang malam, mengubah beberapa area kota menjadi lautan api. Kobaran api yang tak terkendali dengan asap hitam pekat membumbung tinggi ke angkasa menjadi pemandangan mengerikan, sementara tim pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di tengah kegelapan dan ancaman lanjutan.

HOROR! Kyiv Diserang Rudal, Belasan Tewas Termasuk Anak
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 45 warga di ibu kota mengalami luka-luka akibat gempuran tersebut. Klitschko juga menambahkan, serangan tidak berhenti di situ. Pada Kamis pagi, sebuah drone terbang rendah dan menghantam langsung sebuah gedung apartemen berlantai 18, menambah daftar panjang kerusakan infrastruktur sipil.

COLLABMEDIANET

Pihak layanan darurat Ukraina merevisi jumlah korban tewas menjadi 17 orang, meningkat signifikan dari laporan awal yang menyebutkan lima korban jiwa. Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat dan medis masih terus bekerja keras melakukan evakuasi korban dari reruntuhan serta membersihkan puing-puing bangunan yang hancur lebur akibat ledakan.

Serangan brutal ini sekali lagi menegaskan babak baru intensifikasi konflik di Ukraina. Warga sipil, termasuk anak-anak, terus menjadi korban utama dari agresi yang tak berkesudahan, meninggalkan jejak kehancuran dan duka mendalam di tengah kota yang seharusnya damai.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar