Gempa Dahsyat Sulteng Gubernur Buka Suara Tegas

Harimurti

Gempa Dahsyat Sulteng Gubernur Buka Suara Tegas

lintaswarta.co.id melaporkan, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) lalu, memicu respons cepat dari Gubernur Anwar Hafid. Melalui sebuah imbauan, ia meminta seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak panik, meskipun gempa susulan masih terus terjadi di beberapa lokasi.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Anwar Hafid menekankan pentingnya kewaspadaan tanpa harus terpancing kepanikan berlebihan. "Kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, terkait gempa bumi yang baru saja terjadi dan hingga saat ini masih diikuti gempa susulan, saya mengimbau agar tetap tenang dan tidak panik," ujarnya, menenangkan warga di tengah situasi yang tidak menentu.

Gempa Dahsyat Sulteng Gubernur Buka Suara Tegas
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meskipun saat ini masih berada di Jakarta untuk menjalankan tugas pemerintahan, Gubernur Anwar memastikan bahwa dirinya terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Koordinasi intensif dilakukan dengan jajaran tim cepat tanggap darurat di daerah serta para kepala daerah di wilayah yang terdampak gempa, guna memastikan penanganan berjalan optimal.

COLLABMEDIANET

Anwar Hafid juga menegaskan komitmennya untuk segera kembali ke Sulawesi Tengah. "Insya Allah malam ini saya kembali ke Sulawesi Tengah dan langsung meninjau kondisi di lokasi terdampak," katanya, seraya mengajak masyarakat untuk hanya mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

Lebih lanjut, Gubernur telah menginstruksikan sejumlah kepala daerah, termasuk Wali Kota Palu, Bupati Donggala, Bupati Parigi Moutong, dan Bupati Poso, untuk segera mengambil langkah-langkah penanganan darurat. Prioritas utama adalah penanganan korban luka, penyediaan posko penampungan sementara, serta pendirian dapur umum guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan ketenangan warga terjaga. "Kalau ada korban luka-luka dan sebagainya, itu yang harus lebih dulu ditangani. Kemudian dibuatkan posko sebagai tempat penampungan sementara dan segera didirikan dapur umum agar masyarakat bisa merasa lebih tenang," pungkas Anwar.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar