lintaswarta.co.id melaporkan, di penghujung gelaran akbar Zikir & Doa Kebangsaan yang menyatukan hati ribuan umat, Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan aspirasi luhurnya bagi masa depan bangsa. Acara spiritual yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/8) malam itu, menjadi saksi bisu harapan akan persatuan. lintaswarta.co.id mencatat kehadiran Muzani sekitar pukul 21.00 WIB, bergabung dengan sejumlah tokoh penting lainnya.
Dalam pidato penutup yang penuh makna, Muzani menggarisbawahi esensi keutuhan dan kesatuan Republik Indonesia. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa setiap lantunan zikir dan doa yang telah dipanjatkan akan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, seraya berharap agar keberkahan tersebut senantiasa menyelimuti negeri. "Mudah-mudahan dengan doa dan zikir yang telah kita panjatkan, Indonesia senantiasa berada dalam keadaan utuh, dan kita semua tetap dipersatukan oleh Allah SWT," tutur Muzani, dengan nada penuh harap. Lebih lanjut, ia juga memohon agar bangsa ini dijauhkan dari segala bentuk perpecahan yang dapat mengancam stabilitas, serta mendoakan agar para pemimpin negara selalu berada dalam lindungan dan bimbingan-Nya dalam menjalankan amanah.
Sementara itu, sorotan juga tertuju pada ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya dijadwalkan untuk turut serta. Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa Presiden tidak dapat bergabung karena adanya tugas kenegaraan yang sangat mendesak. "Beliau memiliki agenda kenegaraan yang amat penting dan menyampaikan salam hangat kepada kita semua yang hadir di sini," terang Nasaruddin, mewakili pesan dari kepala negara.

Related Post
Gelaran Zikir & Doa Kebangsaan ini sendiri telah berlangsung sejak sore hari, menghimpun ribuan partisipan dalam suasana khidmat, dan berakhir sekitar pukul 21.30 WIB. Puncak acara ditandai dengan kumandang lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ yang dilanjutkan dengan lagu nasional ‘Hari Merdeka’, mengukuhkan semangat persatuan dan nasionalisme di tengah malam Jakarta.









Tinggalkan komentar