lintaswarta.co.id – Sebuah insiden mengejutkan mengguncang dunia sepak bola antarkampung (tarkam) di Purbalingga, Jawa Tengah, ketika seorang wasit menjadi korban pengeroyokan massal oleh suporter. Peristiwa nahas ini menyebabkan wasit bernama Ridho Bekti Utomo harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka-luka yang dialaminya. Kejadian ini menyoroti kembali pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan, bahkan di level amatir.
Kericuhan tersebut pecah dalam gelaran turnamen Danlanud Cup yang mempertemukan tim Andalas FC dari Banjarnegara melawan Gama Adipasir. Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Jenderal Besar Soedirman (Wirasaba) pada Kamis (30/7) itu awalnya berjalan normal. Namun, suasana berubah mencekam setelah sebuah keputusan wasit memicu kemarahan.
Menurut keterangan Uut Triyas Yanuar, Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Purbalingga, pangkal masalah bermula pada menit ke-17. Saat itu, wasit Ridho Bekti Utomo memberikan putusan atas pelanggaran yang terjadi di area pertahanan Gama FC. Uniknya, keputusan tersebut sebenarnya telah diterima dengan baik oleh para pemain dari kedua kesebelasan di lapangan.

Related Post
Namun, situasi berubah drastis ketika manajer dan ofisial dari Andalas FC melancarkan protes keras. Mereka mendatangi meja pertandingan dan menyampaikan keberatan yang sengit terhadap keputusan wasit. Di tengah panasnya adu argumen tersebut, sejumlah suporter Andalas FC secara tiba-tiba merangsek masuk ke lapangan dari berbagai arah. Mereka mengejar wasit Ridho yang hendak melanjutkan pertandingan, lalu terjadilah aksi pengeroyokan yang brutal.
Akibat serangan tersebut, Ridho Bekti Utomo menderita sejumlah luka dan segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSU Emmanuel Klampok untuk penanganan medis darurat. Tidak hanya Ridho, asisten wasit bernama Rio Wahyu juga menjadi korban dalam insiden ini. Ia dilaporkan terkena lemparan botol plastik di bagian kepala, menambah daftar korban kekerasan di lapangan hijau tersebut.







Tinggalkan komentar