Jurnalis Kehilangan iPhone di Monas Saat Liputan

Harimurti

Jurnalis Kehilangan iPhone di Monas Saat Liputan

Sebuah insiden tak terduga menimpa seorang jurnalis saat meliput acara penting. Lintaswarta.co.id melaporkan bahwa telepon genggam jenis iPhone milik jurnalis bernama Aryodamar diduga raib akibat aksi pencopetan. Peristiwa ini terjadi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu, 1 Agustus lalu, di tengah berlangsungnya agenda Zikir & Doa Kebangsaan yang dihadiri ribuan orang.

Menurut penuturan Aryodamar, kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB ketika ia bersama dua rekan jurnalis lainnya berupaya mencari sinyal yang lebih baik. Mereka berniat berpindah dari area utama acara menuju tenda media. Dalam perjalanan, mereka sempat salah arah, menuju pintu masuk, sebelum akhirnya diarahkan ke pintu keluar yang semestinya. Saat sedang mencari akses yang benar itulah, Aryodamar mengaku sempat merasakan senggolan dari seseorang. Tak berselang lama setelah insiden senggolan tersebut, ia menyadari bahwa telepon genggam iPhone 13 miliknya telah lenyap dari saku.

Jurnalis Kehilangan iPhone di Monas Saat Liputan
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menyadari kehilangan tersebut, Aryodamar segera melaporkan kejadian itu kepada petugas kepolisian yang berjaga di sekitar area Monas. Di sana, ia terkejut mengetahui bahwa dirinya bukanlah satu-satunya korban. Tiga orang lain juga melaporkan kehilangan barang berharga mereka, mulai dari dompet hingga telepon genggam. Para korban, termasuk Aryodamar, kemudian dibawa bersama dalam satu mobil menuju Polsek Gambir untuk membuat laporan resmi terkait insiden pencopetan ini.

COLLABMEDIANET

Kapolsek Gambir, AKBP Agus Ady Wijaya, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari Aryodamar dan para korban lainnya. Ia menegaskan bahwa jajarannya akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dengan serius. "Anggota kami sudah melayani para korban dan laporan sudah dibuat. Selanjutnya, kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan mengejar para pelaku hingga tertangkap," ujar AKBP Agus Ady Wijaya saat dikonfirmasi.

Acara Zikir & Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di Monas tersebut diketahui dihadiri oleh ribuan peserta. Mereka berasal dari berbagai latar belakang agama dan wilayah, berkumpul untuk mengikuti agenda yang berlangsung sejak sore hingga malam hari. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya saat menghadiri acara keramaian, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan pribadi. Kehilangan seperti ini tentu sangat merugikan, terutama bagi jurnalis yang membutuhkan perangkat kerjanya untuk menjalankan tugas peliputan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar