lintaswarta.co.id, Palembang – Kabut asap tebal kembali menyelimuti wilayah sekitar Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (10/10). Kondisi ini menyebabkan setidaknya 15 jadwal penerbangan harus mengalami gangguan signifikan, baik keberangkatan maupun kedatangan, akibat jarak pandang yang terbatas hingga hanya 500 meter.
Ahmad Syaugi Shahab, General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, menjelaskan bahwa pembaruan informasi hingga pukul 12.30 WIB menunjukkan jarak pandang di area bandara sangat minim, mencapai angka kritis 500 meter. "Situasi ini tentu berdampak langsung pada operasional penerbangan demi menjaga keselamatan," ujarnya.
Berdasarkan data operasional bandara, dari total 15 penerbangan yang terdampak, tujuh di antaranya merupakan jadwal keberangkatan menuju berbagai destinasi, sementara delapan lainnya adalah penerbangan yang seharusnya mendarat di Palembang.

Related Post
Beberapa rute keberangkatan yang mengalami penundaan antara lain JT246 menuju Batam, TR255 ke Singapura, IU302 tujuan Pangkalpinang, SI7296 ke Pekanbaru, QG987 tujuan Jakarta, IU964 ke Kualanamu, serta AK461 menuju Kuala Lumpur.
Sementara itu, delapan penerbangan kedatangan yang terdampak mencakup TR255 dari Singapura, SI7295 dari Pekanbaru, QG9962 dari Jakarta, IU933 dari Yogyakarta, AK462 dari Kuala Lumpur, QG980 dari Jakarta, GA102 dari Jakarta, dan GA104 juga dari Jakarta.
Pihak bandara menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang secara ketat. "Kami berkoordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait guna memastikan aspek keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan tetap menjadi prioritas utama," tambah Syaugi. Bagi para calon penumpang, diimbau untuk selalu memantau informasi terkini mengenai jadwal dan status penerbangan mereka langsung melalui maskapai masing-masing sebelum memutuskan untuk berangkat ke bandara.








Tinggalkan komentar