Balochistan Membara! 145 Militan Tewas, Siapa Dalangnya?

Harimurti

Balochistan Membara! 145 Militan Tewas, Siapa Dalangnya?

Lintaswarta.co.id – Situasi di Provinsi Balochistan, Pakistan, dilaporkan mencekam pasca-operasi besar-besaran oleh pasukan keamanan yang berhasil menewaskan setidaknya 145 anggota kelompok militan separatis. Insiden ini terjadi menyusul serangkaian serangan terkoordinasi yang mengguncang wilayah kaya sumber daya tersebut selama sekitar 40 jam.

Gelombang kekerasan yang mematikan ini berawal dari serangan terkoordinasi yang dilancarkan kelompok militan di berbagai titik di Balochistan. Pasukan keamanan Pakistan merespons dengan operasi balasan intensif yang berlangsung tanpa henti. Kepala Menteri Balochistan, Sarfaraz Bugti, dalam konferensi pers di Quetta, mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas mencakup militan yang gugur dalam penggerebekan Jumat dan Sabtu, serta mereka yang tewas selama operasi pembersihan lanjutan.

Balochistan Membara! 145 Militan Tewas, Siapa Dalangnya?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Balochistan, provinsi terbesar namun termiskin di Pakistan, telah lama menjadi sarang pemberontakan. Separatis etnis Baloch menuntut otonomi yang lebih besar dan pembagian yang adil atas kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah. Kelompok terlarang Tentara Pembebasan Baloch (Baloch Liberation Army/BLA) secara terbuka mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan tersebut, menyebutnya sebagai operasi ‘Herof’ atau ‘badai hitam’ yang menargetkan pasukan keamanan di seluruh provinsi.

COLLABMEDIANET

Di tengah ketegangan yang memuncak, militer Pakistan pada Sabtu sebelumnya menuding bahwa serangan tersebut didalangi oleh "militan yang disponsori India". Namun, India, yang merupakan musuh bebuyutan Pakistan, dengan tegas membantah tuduhan tersebut pada Minggu, balik menuduh Islamabad berusaha mengalihkan perhatian dari masalah internalnya sendiri.

Insiden terbaru ini secara gamblang menggarisbawahi keberlangsungan dan intensitas pemberontakan di provinsi strategis yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan ini. Kelompok militan separatis terus meningkatkan serangan mereka terhadap pasukan keamanan, warga sipil, dan infrastruktur vital, menciptakan ketidakstabilan yang berkepanjangan di kawasan tersebut.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar