lintaswarta.co.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara tegas menyatakan bahwa partainya siap menjadi pilar yang dapat diandalkan dalam koalisi pemerintahan. Pernyataan krusial ini disampaikan AHY dalam pidato politiknya yang memukau pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat. Acara bersejarah tersebut turut dihadiri langsung oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto, pada Rabu (9/9) malam, menambah bobot dan makna pada janji yang diucapkan AHY.
Dalam kesempatan tersebut, AHY mengakui bahwa ia merasa perlu berhati-hati dalam menyampaikan sambutannya. Ia menggambarkan posisinya seolah berada di antara dua sosok senior yang sangat dihormati, baik dalam kancah politik maupun militer: Presiden Prabowo dan Presiden ke-6 RI sekaligus ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Karena salah sedikit risikonya datang dari dua arah. Dari dua senior," ungkap AHY. Namun, ia menegaskan ada satu poin penting yang tidak perlu dibaca dari teks, melainkan lahir dari keyakinan tulusnya sendiri.
Mengambil inspirasi dari tradisi militer yang kuat, AHY menjelaskan bahwa dalam setiap misi, seorang prajurit harus memiliki rekan yang setia dan selalu mendampingi. Mereka adalah individu-individu yang tetap teguh dalam setiap kondisi, siap sedia, dan bisa diandalkan sepenuhnya. Berangkat dari filosofi tersebut, AHY meyakinkan Presiden Prabowo bahwa Partai Demokrat akan selalu menjadi entitas politik yang dapat diandalkan dalam setiap langkah dan kebijakan.

Related Post
"Karena itu izinkan Bapak Presiden, saya menyampaikan dengan tulus, bahwa Bapak Presiden dapat mengandalkan Partai Demokrat," ujar AHY dengan penuh keyakinan. Ia melanjutkan, "Kami akan bekerja dengan loyalitas, kami akan menjalankan amanah, dengan penuh tanggung jawab." Komitmen ini bukan sekadar janji lisan, melainkan cerminan kesiapan Demokrat untuk berkontribusi aktif dan loyal demi keberhasilan pemerintahan mendatang, menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang tak tergoyahkan.







Tinggalkan komentar