Lintaswarta.co.id – Masyarakat Indonesia ternyata menghabiskan hampir separuh dari total pengeluaran bulanan mereka hanya untuk makan. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, rata-rata pengeluaran per kapita untuk kelompok komoditas makanan mencapai Rp775.516 per bulan.
Lintaswarta.co.id – Angka ini setara dengan hampir 50% dari total pengeluaran bulanan masyarakat. Hal ini mencerminkan betapa pentingnya sektor pangan dalam perekonomian rumah tangga di Indonesia.
Lintaswarta.co.id – Meskipun beras masih menjadi komoditas yang paling banyak dikonsumsi dengan rata-rata pengeluaran Rp19.689 per bulan, ada tren menarik lainnya. Konsumsi beras secara nasional justru mengalami penurunan. Data BPS mencatat, konsumsi beras per kapita sebulan mencapai 6,45 kg, turun 0,72% dibandingkan Maret 2024.

Related Post
Lintaswarta.co.id – Perbedaan pola konsumsi juga terlihat antara masyarakat perkotaan dan perdesaan. Di desa, fokus utama adalah kebutuhan pokok seperti minyak goreng, daging ayam, dan cabai. Sementara di kota, makanan dan minuman jadi seperti nasi rames, mie instan, dan minuman kekinian lebih mendominasi.
Lintaswarta.co.id – Menariknya, pengeluaran untuk air minum kemasan galon cukup tinggi di perkotaan, mencapai Rp2.851 per bulan. Ini mengindikasikan keterbatasan akses air bersih yang layak konsumsi di kota-kota besar.
Lintaswarta.co.id – Secara keseluruhan, data ini memberikan gambaran tentang bagaimana masyarakat Indonesia memprioritaskan pengeluaran mereka. Meskipun konsumsi beras sedikit menurun, makanan tetap menjadi kebutuhan utama yang menyedot sebagian besar anggaran rumah tangga.









Tinggalkan komentar