Emak Emak Nekat Panjat Pagar Demi Jokowi

Harimurti

Emak Emak Nekat Panjat Pagar Demi Jokowi

lintaswarta.co.id – Kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Kedatun Keagungan, Jalan Sultan Haji, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (27/6) pagi, disambut dengan antusiasme luar biasa oleh warga setempat. Demi bisa menyaksikan langsung sosok Presiden dari dekat, masyarakat Kelurahan Sepang Jaya, yang didominasi oleh kaum ibu-ibu dan anak-anak, tak gentar berdesakan di luar area utama lokasi acara. Bahkan, sebagian warga terlihat nekat memanjat tembok pagar dan mengintip melalui celah-celah pembatas.

Pemandangan unik ini mewarnai momen penganugerahan gelar adat Lampung kepada Jokowi di Kedatun Keagungan. Menurut pantauan lintaswarta.co.id di lokasi, warga telah memadati area sekitar sejak pukul 07.00 WIB, menanti kehadiran Presiden. Hingga prosesi acara berlangsung, kerumunan warga terus bertambah, memenuhi setiap sudut yang memungkinkan untuk melihat.

Emak Emak Nekat Panjat Pagar Demi Jokowi
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Mengingat terbatasnya akses masuk ke area inti Kedatun Keagungan, banyak warga memilih untuk berdiri dan mengintip jalannya acara dari balik lubang pagar tembok. Beberapa di antaranya bahkan berani naik ke atas tembok pagar demi mendapatkan pandangan yang lebih jelas saat Jokowi memasuki lokasi.

COLLABMEDIANET

Yati (47), seorang warga dari Kelurahan Sepang Jaya, mengungkapkan bahwa ia sengaja datang sejak pagi buta. Ia telah mendapatkan kabar mengenai kunjungan Presiden sejak tiga hari sebelumnya. "Sudah tahu informasi Pak Jokowi mau datang ke sini itu tiga hari lalu. Sejak tadi pagi saya dan warga lain sudah kumpul. Kalau nanti terlihat jelas dari dekat, saya mau foto Pak Jokowi," ujarnya kepada lintaswarta.co.id.

Yati menegaskan tidak ingin melewatkan kesempatan langka ini. Selama dua periode kepemimpinan Jokowi, ia hanya bisa menyaksikan sosoknya melalui layar kaca dan platform media sosial. Demi melihat Presiden secara langsung, Yati bahkan rela menunda pekerjaan rumah tangganya. "Belum pernah lihat langsung dari dekat. Apalagi beliau datang ke sini, lokasinya dekat sekali dari rumah. Warga antusias karena Pak Jokowi Presiden ke-7 Indonesia, makanya kami ingin lihat langsung walau harus mengintip dari celah lubang pagar tembok," tambahnya.

Sentimen serupa turut disampaikan oleh Rohaya, seorang ibu rumah tangga yang datang bersama anak dan beberapa tetangganya sejak dini hari. "Dari pagi saya bersama anak dan tetangga sudah datang ke sini. Walau tidak bisa masuk ke dalam lokasi acara, tapi senang sekali karena tadi sempat melihat Pak Jokowi langsung dari dekat," ungkap Rohaya dengan gembira.

Pada kunjungan hari kedua di Provinsi Lampung ini, Jokowi menerima penganugerahan gelar adat kehormatan "Baginda Pemuka Bangsa" dari para tokoh adat Lampung di Kedatun Keagungan. Prosesi pengangkatan saudara dan pemberian gelar adat ini melibatkan perwakilan dari tiga persaudaraan adat, yakni Penyeimbang Buwai Pemuka Way Kanan, Buwai Subbing Terbanggi Balak, dan Buwai Bulan Megow Pak Tulang Bawang.

Usai prosesi penganugerahan gelar adat, Jokowi melanjutkan serangkaian agenda politik dan kunjungan kerjanya di Lampung. Ia dijadwalkan menghadiri Rakorda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung serta bertemu dengan para relawan. Setelah itu, Presiden bertolak menuju Kabupaten Pesawaran untuk mengunjungi beberapa titik, termasuk Museum Transmigrasi di Desa Bagelen, Padepokan Gajah Lampung, dan Sentra UMKM Maliosewu. Kunjungan kerja dan safari politik Presiden di Provinsi Lampung ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 26 hingga 28 Juni.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar