Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Raib Pejabat Dicopot

Harimurti

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Raib Pejabat Dicopot

lintaswarta.co.id melaporkan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) tengah gencar mengusut dugaan keberadaan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Dalam upaya mengungkap kebenaran di balik skandal ini, Imipas telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan warga binaan. Inspektur Jenderal Kementerian Imipas, Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa total 52 narapidana telah dimintai keterangan sejak penyelidikan dimulai pada Jumat (25/9) lalu.

Tidak berhenti pada warga binaan, Rudi Setiawan menambahkan bahwa pihaknya juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap 54 pegawai Lapas Kelas IIA Cibinong. Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai praktik internal dan kemungkinan keterlibatan staf dalam penyediaan fasilitas yang tidak semestinya. Lebih lanjut, Imipas akan memfokuskan pendalaman pada misteri hilangnya fasilitas mewah yang sebelumnya sempat terdeteksi oleh Ombudsman.

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Raib Pejabat Dicopot
Sumber Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kejanggalan ini menjadi sorotan utama, mengingat fasilitas seperti televisi dan kulkas yang dilaporkan ada saat sidak Ombudsman, justru tidak ditemukan lagi ketika Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto melakukan kunjungan. Rudi Setiawan menegaskan bahwa perbedaan temuan ini menjadi target utama pemeriksaan. "Di mana, kok sekarang tidak ada? Siapa yang memindahkan? Tentunya yang memindahkan ini yang bertanggung jawab, kenapa dipindahkan? Nanti akan ketemu," ujarnya, mengindikasikan tekad untuk membongkar dalang di balik penghilangan barang bukti. Sebagai bentuk komitmen serius, lima pejabat Lapas Kelas IIA Cibinong telah dinonaktifkan dari jabatannya. Mereka meliputi Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum. Penonaktifan ini dilakukan untuk mempermudah proses pemeriksaan menyeluruh guna mengungkap fakta sebenarnya di balik dugaan fasilitas mewah dan hilangnya barang-barang tersebut.

COLLABMEDIANET

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar