lintaswarta.co.id, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri baru-baru ini menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelaporan Kegiatan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Tahun Anggaran 2026. Pertemuan penting ini, yang berfokus pada sistem berbasis aplikasi, bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja lapangan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Acara yang dihadiri oleh perwakilan jajaran Polda dari seluruh Indonesia ini dibuka secara resmi oleh Kasubdit Tatib Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Ari Satmiko, di Cililitan, Jakarta Timur, pada Rabu (2/9).
Dalam sambutannya, Kombes Ari Satmiko menggarisbawahi urgensi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian serta penguatan aspek keselamatan di jalan raya. Ia menjelaskan bahwa infrastruktur dan sistem transportasi memegang peranan krusial dalam menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pembangunan nasional. "Lalu lintas dan angkutan jalan merupakan urat nadi kehidupan yang mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional. Sebagai institusi pelayan publik, Kepolisian wajib terus berinovasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas," tegas Ari, seperti dikutip lintaswarta.co.id.
Data dari Korlantas Polri menunjukkan bahwa populasi kendaraan di Indonesia terus meroket, dengan lebih dari 173,5 juta unit kendaraan terdaftar. Fenomena ini menuntut modernisasi pemantauan lalu lintas secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Korlantas mengoptimalkan aplikasi Turjawali. Aplikasi ini memungkinkan pelaporan kegiatan personel di lapangan, mulai dari tingkat polda, polres, hingga polsek, untuk termonitor secara real-time dari ruang kendali pusat.

Related Post
Dengan adanya pemantauan berbasis data yang valid dan akurat, penempatan personel di titik-titik rawan kecelakaan (black spot), area rawan pelanggaran, dan lokasi rawan kemacetan dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran. Kombes Ari berharap, seluruh peserta dapat memanfaatkan hasil evaluasi ini sebagai landasan untuk perbaikan di wilayah masing-masing, demi terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang semakin optimal di seluruh penjuru Indonesia.









Tinggalkan komentar