Jerman Lumpuh! Mogok Awak Kabin Lufthansa Bikin Kacau

Harimurti

Jerman Lumpuh! Mogok Awak Kabin Lufthansa Bikin Kacau

Lintaswarta.co.id – Sektor penerbangan Jerman dilanda kekacauan hebat pada Jumat (10/4/2026) lalu, menyusul aksi mogok massal yang dilancarkan oleh serikat awak kabin UFO terhadap maskapai Lufthansa. Pemogokan ini secara efektif melumpuhkan operasional penerbangan di hub-hub utama seperti Frankfurt dan Munich, serta sembilan bandara lainnya di seluruh Jerman, menyebabkan puluhan ribu penumpang terlantar dan ratusan jadwal penerbangan dibatalkan.

Aksi industri yang berlangsung dari pukul 00.01 hingga 22.00 waktu setempat ini menargetkan seluruh keberangkatan Lufthansa dari pusat operasional utamanya. Tak hanya awak kabin Lufthansa, staf dari maskapai pengumpan Cityline juga turut serta dalam mogok, memperparah dampak gangguan. Menurut operator bandara Fraport, situasi ini mengakibatkan pembatalan dan penundaan penerbangan yang meluas, memicu frustrasi di kalangan calon penumpang yang memadati papan informasi bandara yang didominasi status "cancelled".

Jerman Lumpuh! Mogok Awak Kabin Lufthansa Bikin Kacau
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Serikat UFO menegaskan bahwa pemogokan ini dipicu oleh kebuntuan dalam negosiasi mengenai kondisi kerja bagi sekitar 19.000 awak kabin Lufthansa. Selain itu, tuntutan terkait ketentuan pesangon bagi sekitar 800 staf di Cityline, yang tengah dalam proses penghentian operasional, juga menjadi pemicu utama. Harry Jaeger, pemimpin negosiasi untuk UFO, mengisyaratkan bahwa perselisihan ini kemungkinan akan menjadi "sengketa yang sulit dan berkepanjangan," menandakan ketegangan yang mendalam antara serikat pekerja dan manajemen maskapai.

COLLABMEDIANET

Data dari Fraport menunjukkan skala dampak yang signifikan. Di Bandara Frankfurt saja, sekitar 580 penerbangan terpaksa dibatalkan. Angka ini memengaruhi sekitar 72.000 penumpang dari total 1.350 penerbangan terjadwal, di mana sekitar 155.000 penumpang diperkirakan akan tiba pada hari itu. Meskipun angka tersebut mencakup seluruh maskapai yang beroperasi di bandara, sebagian besar pembatalan terkait langsung dengan aksi mogok Lufthansa.

Menanggapi situasi ini, Jens Ritter dari Lufthansa Airlines melontarkan kritik keras, menyebut pemogokan tersebut sebagai tindakan yang "sama sekali tidak proporsional" terhadap kondisi yang sedang berlangsung. Ini bukan kali pertama Lufthansa menghadapi gangguan serupa. Sebelumnya, pada Februari dan Maret, maskapai penerbangan terbesar di Jerman ini juga diguncang oleh pemogokan awak kabin dan pilot, yang menyebabkan pembatalan penerbangan secara luas dan memperpanjang serangkaian perselisihan perburuhan yang belum terselesaikan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar