lintaswarta.co.id – Stadion Sultan Agung, Bantul, menjadi saksi bisu drama luar biasa dalam lanjutan pekan kedelapan Super League musim 2026-2027. PSIM Yogyakarta akhirnya berhasil memetik kemenangan perdana mereka setelah melalui perjuangan emosional untuk menumbangkan tim kuat, Borneo FC, dengan skor tipis 2-1 pada Minggu (1/11/2026) sore WIB.
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Meski bermain di kandang, PSIM Yogyakarta justru sempat dibuat kewalahan oleh agresivitas tim tamu, Borneo FC. Pesut Etam langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Sebuah ancaman nyata sempat tercipta lewat tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, namun ketangguhan kiper PSIM, Cahya Supriadi, berhasil menggagalkan peluang emas tersebut.
Memasuki menit ke-20, Laskar Mataram mulai menunjukkan taringnya. Dominasi permainan perlahan berpindah ke tangan tuan rumah. Muhammad Iqbal sempat memberikan ancaman melalui aksi individu yang memukau di dalam kotak terlarang. Meski tembakannya membentur pemain lawan dan bola jatuh ke kaki Adrian Purzycki, peluang tersebut belum cukup untuk merobek jala gawang Borneo FC.

Related Post
Namun, sepak bola seringkali tidak terduga. Alih-alih unggul, PSIM justru harus menelan pil pahit pada menit ke-32. Melalui skema umpan lambung akurat dari lini belakang yang dikomandoi Aditya Warman, Asgal Habib berhasil menyambar bola dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Borneo FC. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai, meninggalkan para pendukung tuan rumah dalam kecemasan.
Memasuki babak kedua, strategi perubahan diterapkan oleh pelatih PSIM. Mereka tampil jauh lebih berani dan meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-57. Adrian Purzycki yang tampil klinis berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, yang seketika membakar semangat juang para pemain di lapangan.
Tak butuh waktu lama bagi Laskar Mataram untuk membalikkan keadaan. Hanya berselang tujuh menit, tepatnya pada menit ke-64, Savio Sheva muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol kedua yang mengubah skor menjadi 2-1. Stadion Sultan Agung pun bergemuruh merayakan keunggulan tuan rumah.
Borneo FC yang tertinggal dipaksa melakukan tekanan tinggi demi mencari gol penyeimbang. Mereka terus menggempur pertahanan PSIM hingga menit-menit akhir pertandingan. Namun, disiplinnya lini belakang Laskar Mataram berhasil meredam setiap serangan lawan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kemenangan ini menjadi momentum krusial bagi PSIM Yogyakarta untuk naik ke posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi lima poin. Di sisi lain, Borneo FC harus puas tertahan di peringkat ke-13 dengan raihan sembilan poin tanpa tambahan angka dari laga ini.




Tinggalkan komentar