Misteri Bangkai Kapal Virgo 8 di Laut Jawa

Harimurti

Misteri Bangkai Kapal Virgo 8 di Laut Jawa

lintaswarta.co.id – Misteri tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembu, Laut Jawa, kian menyisakan duka mendalam. Memasuki hari ke-19 operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), tim gabungan akhirnya berhasil mendapatkan gambaran visual mengenai kondisi bangkai kapal yang hilang kontak sejak Minggu dini hari, 13 September 2026 lalu.

Berdasarkan rekaman video yang dirilis oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kondisi di dasar laut menunjukkan pemandangan yang memilukan. Kapal yang awalnya dilaporkan mengalami gangguan keseimbangan hingga terbalik tersebut kini telah berada di dasar samudera. Dalam rekaman tersebut, terlihat salah satu unit mobil dalam kondisi terbalik, ikut terkubur bersama puing-puing kapal di bawah permukaan laut.

Misteri Bangkai Kapal Virgo 8 di Laut Jawa
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat kapal rute Surabaya menuju Banjarmasin tersebut membawa muatan yang sangat besar. Selain mengangkut 213 penumpang dan 30 kru kapal, manifes resmi mencatat adanya 89 unit kendaraan yang ikut terbawa dalam tragedi ini.

COLLABMEDIANET

Hingga Kamis (1/10/2026), Tim SAR Penyelam Gabungan yang dikerahkan ke titik koordinat kecelakaan melaporkan belum menemukan adanya korban tambahan di sekitar bangkai kapal. Para penyelam terus berupaya menyisir setiap sudut struktur kapal dan area di sekitarnya, namun tantangan di bawah laut menjadi kendala utama dalam proses identifikasi.

Tidak hanya berfokus di laut, upaya pencarian juga diperluas ke daratan. Tim Search and Rescue Unit (SRU) Darat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangkaraya dikerahkan untuk menyisir wilayah pesisir, khususnya di sepanjang area Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada korban yang terdampar di wilayah tersebut.

Kepala Basarnas menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menghentikan operasi ini sebelum seluruh upaya maksimal dilakukan. "Memasuki hari ke-19, upaya pencarian masih terus kami lakukan. Tim penyelam dan SRU darat tetap melaksanakan pencarian sesuai dengan rencana operasi dan hasil evaluasi di lapangan," ungkapnya dalam keterangan resmi yang dikutip pada Jumat (2/10/2026).

Hingga data terakhir pada Rabu (30/9/2026), tercatat sebanyak 57 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif. Sebelumnya, operasi SAR gabungan yang melibatkan personel TNI, Polri, serta pemerintah daerah telah berhasil menyelamatkan 108 orang korban selamat.

Operasi besar-besaran ini terus dipantau secara ketat dengan mempertimbangkan faktor cuaca ekstrem dan keselamatan personel di lapangan. Basarnas berkomitmen untuk terus memberikan informasi terbaru secara berkala kepada keluarga korban dan masyarakat luas terkait perkembangan pencarian di tengah ketidakpastian kondisi laut Jawa.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar